Kondisi kantor Camat Moro saat memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat Foto : Camat Moro/ Batam Pos

PRO KARIMUN – Kantor Camat Moro yang beberapa waktu lalu sempat viral di media sosial (medsos), dinyatakan kantor Camat Moro termegah se kabupaten Karimun, kini menjadi bangunan menakutkan. Namun, ketika Batam Pos mengkonfirmasi kepada Camat Moro Khaidir mengatakan tidak benar kantor Camat yang berlantai dua tersebut menakutkan.

”Tidak benarlah. Buktinya, kita tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat dilantai satu,” jawab Khaidir, Minggu (26/7/2020).

Dijelaskan, kondisi kantor Camat Moro yang berlantai dua tersebut kondisinya tidak seburuk yang disampaikan di medsos. Namun, hanya lantai dua saya yang tidak dipergunakan untuk aktivitas para pegawai kecamatan Moro. Diterangkan, kondisi lantai dua ada beberapa ruangan yaitu ruang Camat, Sekretaris Camat dan ruang rapat. Dimana, ruang Camat yang cukup parah rusak dan ruang rapat ada rusak sedikit.

”Karena tak ada anggaran saja. Lebih parah hanya ruang Camat saja dan setelah saya sampaikan ke Bupati. Bahwa, pada tahun 2021 mendatang akan dilakukan renovasi dilantai 2 kantor Camat,” terangnya.

Masih kata Khaidir lagi, untuk pelayanan sendiri tetap buka seperti kantor Camat lainnya. Mulai pelayanan pembuatan surat-surat administrasi, seperti pembuatan KTP-eL, Kartu Keluarga (KK), akte, surat keterangan kurang mampu, kesehatan, perizinan dan sebagainya. Sehingga, tidak ada pengaruhnya terhadap lantai 2 yang tidak dipergunakan saat ini.

”Kita utamakan untuk pelayanan kepada masyarakat secara maksimal. Apalagi, sekarang sedang menghadapi pandemi Covid-19. Masyarakat terus kita himbau saat pengurusan administrasi dikantor Camat dengan mengikuti protokol kesehatan,” ungkapnya.

Kondisi dilantai 2 tersebut, dikarena keterbatasan anggaran di kecamatan Moro. Sehingga, tidak mampu untuk dilakukan perbaikan secara bertahap. Sehingga, sementara waktu tidak banyak aktivitas pegawai yang bekerja dilantai 2.

”Keterbatasan anggaran. Anda tahu sendirilah, semua anggaran dipotong untuk Covid-19. Tanggunglah, harus direnovasi besar lantai 2 itu. Tidak bisa sedikit-sedikitlah,” kata Khaidir.

Sementara itu Ise salah seorang warga Moro kota mengatakan, pihaknya merasa kaget dengan tersebarnya dimedsos tentang kondisi kantor Camat Moro yang dilantai dua. Sebab, sejak dibangun yang sudah hampir 10 tahun. Kantor Camat Moro belum pernah dilakukan renovasi.

”Ah biasa tu, kantor pemerintah lain juga gitu. Paling penting, saya urusan lancar. Buktinya, saya mengurus KTP-eL dan KK tetap ada pelayanannya,” ucapnya.(tri)