Petugas PPDP saat bimbingan teknis oleh KPU Karimun, yang siap melakukan coklit secara door to door. F. KPU Karimun/Batam Pos

PRO KARIMUN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karimun, mulai Rabu (15/7/2020) memasuki tahapan pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih Pilkada 2020 ditengah-tengah pandemi Covid-19. Komisioner KPU Karimun Mardanus mengatakan, petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) sebanyak 557 orang yang tersebar di 12 kecamatan.

”Jadi para petugas PPDP saat melaksanakan pendataan secara door to door ke rumah warga. Sebelumnya, kita sudah memberikan alat kesehatan seperti menggunakan masker, sarung tangan sekali pakai, pelindung wajah, menjaga jarak, tidak melakukan kontak fisik, dan mencuci tangan dengan sabun,” jelas Mardanus disekretariat KPU Karimun.

Sehingga, petugas coklit sudah wajib menerapkan protokol kesehatan saat menjalankan tugas. Apabila, ditemukan ada petugas coklit yang tidak mengikuti protokol kesehatan agar segera melaporkan ke KPU Karimun. Kegiatan coklit ini akan berakhir pada 13 Agustus mendatang, dengan demikian peran serta warga sangat dibutuhkan untuk memberikan data sebagai pemilih nanti.

”Saya himbau kepada warga agar berperan aktif untuk memcocokan data kepada petugas coklit nantinya. Nanti, serentah pada hari Sabtu (18/7/2020). Sekarang gerakan serentak coklik melalui online www.lindungihakpilihmu.kpu.go.id,” ujarnya.

Dengan demikian, kata Mardanus peranan masyarakat sangatlah penting untuk mensukseskan Pilkada serentak 2020. Untuk kabupaten Karimun sendiri, Pilkada ada dua yaitu Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri, serta Bupati dan Wakil Bupati Karimun. Dimana, sebelumnya petugas Coklit melakukan koofirnasi dengan pihak RT/RW sebelum turun ke rumah-rumah warga.

”Bagi warga, cukup memperlihatkan KTP-eL atau Suket dan KK yang ditunjukkan kepada petugas Coklit nanti,” ungkapnya.

Sebelumnya, KPU Karimun telah melakukan bimtek kepada 557 orang yang sesuai dengan jumlah TPS. Dalam, bimtek tersebut para petugas Coklit telah diberikan APD yang wajib dipergunakan. Kemudian, disaat mengunjungi rumah warga secara door to door petugas Coklit cukup didepan rumah saja dan tidak boleh terlalu lama.

”Mereka (Petugas Coklit-red), hanya mencatat saja di formulir model A-KWK dan setelah mencocokan. Petugas tersebut, mengisi formulir model A.A.2-KWK dalam bentuk stiker yang langsung ditempelkan dirumah,” terangnya.(tri)