Kantor ULP PLN Rayon Tanjungbalai Karimun, saat memberikan pelayanan kepada pelanggan PLN. Foto diambil sebelum Covid-19. F. Tri Haryono/Batam Pos

PRO KARIMUN – Dalam rangka menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia ke 75, PT (Persero) PLN mengadakan promo Biaya Penyambungan (BP) Tambah Daya kepadapara pelanggan PLN di seluruh Indonesia, termasuk di kabupaten Karimun. Manager PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tanjungbalai Karimun Jaswir mengatakan, untuk tambah daya super wow ini sangat murah sekali hanya Rp170.845 ribu khusus untuk pelanggan Rumah Tangga yang mempunyai daya 2.200 Volt Ampere (VA) sampai dengan5.500 VA.

”Ini sebagai bentuk memberikan pelayanan kepada pelanggan PLN. Berlaku mulai bulan Juli hingga September mendatang. Atau tiga bulan kedepan, silahkan datang ke kantor pelayanan PLN untuk informasi lebih jelas,” kata Jaswir, Selasa (14/7/2020).

Sedangkan, untuk tarif listrik Rumah Tangga hingga sekarang tidak ada kenaikan yaitu Rp1.467.28 per kWh untuk pelanggan berdaya 1300 VA hingga 5.500 VA. Sehingga, anggapan publik yang selama ini bahwa PLN menaikkan harga listrik tidak benar. Untuk BP tambah daya, sangat mudah bagi pelanggan PLN bisa cara melalui PLN Mobile, contak center PLN 123, webside PLN atau bisa datang ke kantor pelayanan PLN.

“Bagi pelanggan PLN bisa memanfaatkan momen ini untuk tambah daya. Dimana, biasanya tambah daya Rp4.893.450 ribu, sekarang cukup murah sekali,” tuturnya.

Masih kata Jaswir lagi, hingga sekarang pihaknya masih menerima pemasanga baru di empat kecamatan. Termasuk yang berada dizonasi kelistrikan, karena daya listrik saat ini masih cukup surplus mencapai 9 Megawatt dengan beban puncak 28 Megawatt. Sedangkan, jumlah pelanggan mencapai 45.500 pelanggan lebih, termasuk dipulau Buru, Parit dan Tulang.

“Paling penting, wajib melunasi seluruh kewajban tagihan. Baru bisa kita proses, pelanggan dapat menikmati produk layanan ini hanya 1 kali selama periode,” ujarnya.

Sementara ditanya, pendapatan selama New Normal atau tatanan normal baru Covid-19 dari sektor dunia usaha yang menggunakan layanan listrik. Ia mengatakan, belum ada pengaruh terhadap penjualan listrik khusus pelanggan bisnis. ” Belum ada pengaruhnya. Anda bisa liat sendiri, masih belum pertumbuhan ekonomi. Jadi, penggunaan listrik masih kecil,” ucapnya.(tri)