Petugas PLN ULP Tanjungbalai Karimun, ketika melihatkan layang-layangan yang sangkut di jaringan listrik PLN. F. PLN ULP Tanjungbalai Karimun/ Batam Pos

PRO KARIMUN – PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tanjungbalai Karimun, terpaksa melakukan pemadaman sementara belum lama ini. Pemadaman tersebut, selain gangguan cuaca juga banyak ditemukan gangguan layang-layang yang sangkut di jaringan listrik milik PLN. Sehingga, petugas PLN harus melakukan pembersihan jaringan dari gangguan layang-layang yang sakut.

”Sangat berpengaruh layang-layang yang sangkut di jaringan kita. Karena, benang layang-layang cukup kuat belum lagi layang-layang yang cukup besar,” jelas Manager PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tanjungbalai Karimun Jaswir, Rabu (8/7/2020).

Karena, gangguan dijaringan yang diakibatkan ada layang-layang sangat merepotkan dalam proses perbaikan oleh petugas PLN. Dimana, petugas harus melakukan penelusuran terjadi gangguan tersebut. Selain itu, apabila banyak gangguan yang diakibatkan oleh layang-layang akan berdampak terhadap operasional PLTU Tanjung Sebatak.

”Sudah tiga kali pemadaman dalam dua pekan ini. Rata-rata, diakibatkan gangguan jaringan oleh layang-layang,” terangnya.

Perlu diketahui kata Jaswir lagi, PLN memilik dua jaringan untuk mendistribusikan daya listrik kepada para pelanggan. Yaitu, Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) yang memiliki tegangan 20 ribu volt dengan kabel telanjang, kemudian untuk Saluran Udara Tegangan Rendah (SUTR) dengan tegangan 380 volt menggunakan kabel dengan isolasi antar phasa.

Sehingga, kedua jaringan tersebut rentang dengan gangguan sentuhan. Mulai dari hewan, bermain layang-layang, mencantol jaringan listrik dengan sengaja. Selanjutnya, warga dilarang membakar sampah dibawah jaringan, termasuk menanam pohon besar dekat jaringan dan membangun bangunan dekat jaringan.

”Sebelumnya kita sudah melakukan sosialisasi dan menginformasikan kepada petugas kelurahan maupun desa. Sekarang, kita sosialisasikan lagi ke tingkat lebih bawah yaitu RT, agar disampaikan kepada warganya jangan bermain layang-layangan disekitar jaringan listrik PLN,” tuturnya.

Saat ini PLN ULP Tanjungbalai Karimun, mempunyai pelanggan mencapai 45.500 pelanggan dengan daya listrik yang masih surplus mencapai 9 Megawatt dengan beban puncak 28 Megawatt. Sehingga, untuk kebutuhan listrik sendiri masih mencukupi bagi yang ingin memasang bisa melakukan pendaftaran secara online maupun datang ke kantor PLN ULP Tanjungbalai Karimun.

“Alhamdulillah, untuk saat ini kita masih tetap melayani pelanggan baru. Termasuk di dua zonasi kelistrikan yang ada di kecamatan Meral, Meral Barat,” kata Jaswir.(tri)