Ketua PKK Moro Nazelina Khaidir (jilbab biru) ketika melihat bayi yang mempunyai kelainan di mulut warga kecamatan Moro belum lama ini. F. Tim PKK Moro/Batam Pos

PRO KARIMUN – Ketua PPK Kecamatan Moro Nazelina Khaidir, belum lama ini megunjungi rumah warga Azmi yang bayinya dikira mengalami gizi buruk. Namun, setelah dilakukan diagnosa di RSUD M Sani, ternyata mengalami kelainan dibagian mulut.

”Alhamdulillah, setelah dilakukan diagnosa di RSUD M Sani, ternyata memilik kelainan pada bagian dalam mulut bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut,” kata Ketua PKK Kecamatan Moro Nazelina Khaidir, Selasa (7/7/2020).

Dengan demikian, bayi yang baru berusia sekitar dua bulan tersebut saat ini dilakukan rawat inap dirumah. Dan, tetap dilakukan control kepada dokter spesialis anak di RSUD M Sani.

”Mudah-mudahan cepat normal kembalikan. Kita dari tim PKK Kecamatan Moro juga telah memberikan bantuan,” ujarnya.

Sementara itu Camat Moro Khaidir mengungkapkan, warga kurang mampu yang anaknya mengalami kelainan tersebut sudah diurus dalam proses pengobatannya. Artinya, selama berobat anak tersebut ditanggung oleh Pemerintah Daerah Karimun melakukan BPJS Kesehatan. Sehingga, tidak menjadi kendala dalam proses penyembuhan.

”Jadi kita bantu persyaratan untuk mendapatkan pengobatan gratis. Semuanya, sudah berjalan tinggal menunggu proses penyembuhan saja,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Puskesmas Moro dr Budi ketika dikonfirmasi mengatakan, kondisi saat ini bayi tersebut ada perkembangan yang cukup baik. Sehingga, sangat membantu dalam proses penyembuhan dan langsung dipantau oleh bidan desa.

”Masih dalam proses. Sebab, penanganan langsung oleh dokter spesialis anak yang ada di RSUD M Sani,” terangnya.

Sedangkan, Azmi orangtua dari bayi tersebut warga kampung Kiambang desa Pulau Moro mengucapkan, terimakasih atas perhatiannya dan bantuan dari Tim PKK Kecamatan Moro dalam proses kesehatan. Selain itu kepada bidan desa yang cukup banyak membantu, mulai dari proses perobatan di Puskesmas Moro hingga ke RSUD M Sani.

”Mohon doanya, semoga anak saya cepat sembuhlah. Anjuran bidan maupun dokter kita ikuti, kendalanya untuk ke RSUD M Sani sekarang kapal jarang berangkat ke Karimun,” ucapnya.(tri)