Situasi pelabuhan domestik Tanjungbalai Karimun, ketika kedatangan penumpang dari Batam yang dilakukan pengecekan oleh tim gugus tugas Covid-19. F. Tri Haryono/Batam Pos

PRO KARIMUN – Dunia pelayaran, hingga saat ini masih terbatas ke berbagai tujuan. Para operator pelayaran juga, melakukan efesiensi operasi kapal ke empat tujuan saja. Hal ini disampaikan Ketua Insa Karimun Bustami Datuak Rajo Marah, hingga saat ini pihaknya masih menunggu kebijakan daerah yang dituju. Seperti, Bengkalis, Dumai, Pekanbaru yang hingga sekarang masih ditutup pelabuhannya.

”Tak taulah, sampai kapan pandemi Covid-19 ini selesai. Para operator pelayaran saja, tujuan Batam hanya 3 kapal aja yang beroperasi,” jelas Datuak Rajo Marah, Jumat (3/7/2020).

Sejak tiga bulan ini, para operator pelayaran mengurangi jam operasional kapal ke berbagai tujuan. Seperti, sekarang ini tujuan Batam hanya tiga kali saja yang jalan kapalnya. Sedangkan, untuk tujuan Riau daratan hanya sampai ke Selat Panjang. Kemudian, bisa melanjutkan dengan menaiki kapal ferry dari Selat Panjang menuju Buton Pekanbaru.

”Wah parah sekarang, hanya 50 persen saja penumpang. Itupun, rata-rata para pekerja yang rumahnya di Batam. Ada satu operator pelayaran yang belum bisa mengoperasikan kapalnya tujuan Batam,” ujarnya.

Begitu juga, terhadap operator pelayaran tujuan luar negeri Singapura dan Malaysia. Hingga, sekarang belum ada yang beroperasi kapal tujuan dua negara tersebut.

”Sama jugalah, luar negeri tidak beroperasi masih lockdown. Belum, tau juga kita kapan mereka bisa buka pelabuhannya,” ucapnya.

Terpisah, Kabid Lala KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun Marganda mengatakan, bahwa hingga sekarang belum ada informasi dari Syahbandar terkait. Kapan, akan dioperasikan pelabuhan di Riau Daratan. Sedangkan, untuk antar pulau sendiri tetap beroperasi seperti biasa.

ā€¯Untuk calon penumpang yang akan berangkat maupun datang. Tetap, harus mengikuti protokol kesehatan, seperti menunjukkan surat keterangan kesehatan atau rapit tes. serta menunjukkan identitas diri,” ungkapnya.

Sementara pantauan dipelabuhan domestik Tanjungbalai Karimun, suasana terlihat sepi loket-loket kapal hanya dua yang buka. Sedangkan, lain pada tutup loket sebagai bentuk perusahaan pelayaran yang mengurangi jam operasional. Bahkan, ada yang sudah tidak beroperasi lagi perusahaan pelayaran dari maupun tujuan luar daerah di pelabuhan Tanjungbalai Karimun.(tri)