Warga ketika memainkan layang-layang, PLN ULP Tanjungbalai Karimun menghimbau kepada warga agar tidak melakukan aktivitas bermain layang-layang dekat jaringan listrik PLN. F. Tri Haryono/Batam Pos

PRO KARIMUN – Dalam rangka menjaga jaringan listrik yang melintasi pemukiman penduduk, jalan raya, maupun fasiltias umum. PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tanjungbalai Karimun, telah menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar tetap bersama-sama menjaga jaringan PLN supaya tidak ada gangguan.

”Kita sudah melakukan sosialisasi melalui pihak kelurahan maupun desa, agar menyampaikan jangan melakukan aktivitas dijalur jaringan listrik PLN,” jelas Manager PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tanjungbalai Karimun Jaswir, Selasa (30/6/2020).

Kenapa demikian, karena jaringan PLN yang sering ditemui sehari-hari terdiri dari Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) yang memiliki tegangan 20 ribu volt dengan kabel telanjang, kemudian untuk Saluran Udara Tegangan Rendah (SUTR) dengan tegangan 380 volt menggunakan kabel dengan isolasi antar phasa.

Sehingga, kedua jaringan tersebut rentang dengan gangguan sentuhan. Mulai dari hewan, bermain layang-layang, mencantol jaringan listrik dengan sengaja. Selanjutnya, warga dilarang membakar sampah dibawah jaringan, termasuk menanam pohon besar dekat jaringan dan membangun bangunan dekat jaringan.

”Beberapa waktu lalu terjadi pemadaman. Itu dikarenakan, ada warga main layang-layang yang sangkut ke jaringan PLN kita. Sehingga, terjadi pemutusan aliran listrik secara otomatis,” terangnya.

Dengan demikian, lanjut Jaswir lagi pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar jangan bermain layang-layangan berdekatan dengan jaringan listrik PLN. Selain akan terjadi pemadaman, juga sangat berbahaya terhadap masyarakat itu sendiri. Apalagi, usai hujan turun bisa mengancam jiwa orang lain selain masyarakat yang bermain layangan.

”Sekali lagi, mohon kerjasamanya untuk kita bersama dan demi keamanan. Supaya tidak bermain layangan disekitar jaringan PLN,” pesannya.

Pantauan dilapangan, masih banyak ditemukan layang-layangan yang sangkut dijaringan listrik milik PLN.(tri)