Wakil Bupati Anwar Hasyim memulai pencanangan tanam 1.000 bibit mangrove di Desa Sawang Laut, Selasa (23/6/2020).

PRO KARIMUN – Wakil Bupati Karimun, Anwar Hasyim memulai pencanangan tanam 1.000 bibit mangrove di Pantai Remis, Desa Sawang Laut, Kecamatan Kundur Barat, Selasa (23/6/2020).

Penanaman 1.000 bibit mangrove bertujuan, melestarikan sumber daya ikan bagi Kelompok Usaha Bersama (KUB) Batu Tuan Nelayan Kobel. Dan juga seiring memperingati Hari Kelautan Nasional.

“Selain menciptakan lingkungan yang asri, kita harapkan pencanangan tanam 1.000 bibit mangrove mampu menjaga kelestarian sumber daya ikan bagi nelayan Kobel,” ungkap Anwar Hasyim di sela penanaman mangrove.

Pencanangan 1.000 bibit mangrove merupakan kerjasama Pemerintah Karimun dengan PT Timah Tbk. Kegiatan tanam pohon rutin digelar setiap tahun.

“Kita ucapan terimakasih, dan apresiasi yang tinggi pada PT. Timah atas bantuan bibit mangrove untuk disalurkan bagi nelayan. Terkhusus bagi nelayan Desa Sawang Laut sebagai upaya melestarikan sumber daya ikan,” turut Wabup.

Sebagai kantong peningkatan ekonomi nelayan, Wabup tetap meminta PT Timah Tbk dapat menyelenggarakan kegiatan serupa setiap tahun. Sehingga menjadi motivasi bagi para nelayan untuk mencari nafkah di laut.

“Terpenting, jaga keindahan dan kelestarian laut. Tidaklupa, tingkatkan pula silaturahmi, dan kebersamaan sesama nelayan,” imbuh Wabup.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Karimun, Ahmadi juga menegaskan, pencanangan tanam mangrove dalam upaya melestarikan biota laut.

“Nelayan sangat bergantung pada kelestarian biota laut. Jika biota laut di areal tangkapan nelayan sangat baik, tentu berimbas pada penghasilan nelayan. Melalui tanam mangrove menjadi salah satu upaya pelestarian tadi,” tutur Ahmadi. (enl)