Ketua Apindo Karimun Alex Ng. FOTO TRI HARYONO/BATAMPOS.CO.ID

PRO KARIMUN – Pemerintah kabupaten Karimun telah memutuskan, pemberlakukan jam malam yang dimulai Kamis (2/4/2020) melalui surat edaran No.300/BAKESBANGPOL-COVID19/IV/2020 tentang pemberlakukan jam malam dalam upaya pembatasan gerak masyarakat terhadap pencegahan dari
resiko penyebaran Covid-19 di kabupaten Karimun. Yang ditandatangani oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq.

”Saya sangat mendukung kebijakan pemerintah daerah. Agar, bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ditempat-tempat umum,” kata Ketua Apindo Karimun Alex Ng, Jumat (3/4/2020).

Dengan diberlakukannya jam malam tersebut, diharapkan kepada seluruh elemen masyarakat dapat mentaati demi keselamatan kita semua. Selain dapat menekan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP), juga bisa menekan interaksi manusia untuk berkumpul disuatu tempat. Sehingga, pemberlakuan jam
malam tersebut benar-benar bisa bermanfaat untuk semua pihak dalam rangka menekan penyebaran Covid-19.

”Pemerintah sudah berupaya, kita juga harus mendukung untuk tetap dirumah. Boleh keluar, kalau ada keperluan yang mendadak,” pesannya.

Dalam surat edaran tersebut, menyampaikan kepada seluruh camat agar dapat menyampaikan himbauan kepada warga diwilayah masing-masing. Untuk tidak melakukan aktivitas dan kegiatan diluar rumah diatas pukul 20.30 WIB hingga 04.00 WIB, kecuali untuk keperluan yang sifatnya mendesak dan penting.
Kemudian, kepada seluruh toko, warung, kedai kopi atau waring sejenisnya yang sifatnya menjadi tempat berkumpulnya masyarakat untuk kegiatan kumpul- kumpul yang tidak penting dan mendesa agar tidak menyediakan layanan makanan atau minuman ditempat.

Dan agar, dibungkus dengan melakukan pembatasan terhadap aktivitas perdagangan sampai batas waktu pukul 20.30 WIB. Kepada satuan Gugus Tugas Pengamanan dan Penegakan Hukum COVID-19 agar dapat menindaklanjuti surat edaran ini dengan melakukan pemantauan atau monitoring dari tingkat
kabupaten, kecamatan hing desa agar saling bersinergi melakukan kegiatan patroli secara berkala diatas pukul 20.30 WIB.

Dan terakhir, bagi masyarakat yang masih melakukan aktivitas atau kegiatan diluar waktu pemberlakuan jam malam yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah, makan dapat dilakukan
kegiatan pembinaan oleh Tim Gugus Tugas Pengamanan dan Penegakan Hukum Covid-19.(tri)