PRO KARIMUN – Sebanyak 20 narapidana di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Tanjungbalai Karimun, mendapatkan asimilasi dirumah sesuai dengan Permenkumham no10 tahun 2020 tentang syarat pemberian asimilasi dan hak integrasi bagi narapidana dan anak dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran virus corona atau Covid-19. Dan Kepmenkumham noM.HH.-1.PK.01.04.04 tahun 2020, Rabu (01/04/2020).

” Jadi sebanyak 20 narapidana yang sudah menjalani setengah masa pidananya, mendapatkan asimilasi dirumah yang telah kita serahkan kepada keluarganya masing-masing,” jelas Kepala Rutan Kelas IIB Tanjungbalai Karimun Dody Naksaban, Kamis (02/04/2020).

Kepala Rutan Kelas IIB Tanjungbalai Karimun Dody Naksaban menyerahkan berkas data 20 narapida yang mendapatkan asimilasi dirumah kepada petugas Balai Pemasyarakatan (Bapas) .FOTO RUTAN KELAS IIB TANJUNGBALAI KARIMUN UNTUK BATAMPOS.CO.ID

Selama asimilasi dirumah, para narapidana akan dilakukan bimbingan dan pengawasan yang dilaksanakan oleh Balai Pemasyarakatan (Bapas) dan Kejaksaan Negeri Tanjungbalai Karimun. Sedangkan, yang mendapatkan asimilasi dirumah bagi narapidana yang mendapatkan hukuman mulai dari sembilan bulan hingga dua tahun.

”Untuk narapidana atau Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rutan Kelas IIB Tanjungbalai Karimun, tidak ada yang mendapatkan bebas bersyarat. Mudah-mudahan, melalui asimilasi dirumah yang dekat dengan keluarga bisa merubah prilaku para narapidana,” terangnya.

Sedangkan, WBP untuk pidana khusus seperti kasus narkotika, tipikor, human trafficking, ilegal logging, ilegal fishing yang termasuk dalam PP no 99 tahun 2012 tidak mendapatkan hak seperti diatas.

Sementara itu kegiatan kunjungan terhadap WBP yang kontak langsung, untuk sementara ditiadakan dan diganti dengan Vidio Call (VC) yang difasilitasi oleh Rutan Kelas IIB Tanjungbalai Karimun.

”Jumlah WBP di Rutan Kelas IIB Tanjungbalai Karimun saat ini mencapai 474 orang. Jadi, sementara melalui VC dulu bagi pengunjung hingga ada arahan dari Dirjenpas,” ungkapnya.

Selain meniadakan kunjungan besuk, pihaknya juga telah melakukan penyemprotan cairan desinfektan setiap dua kali dalam sepekan. Kemudian, ada juga yang melaksanakan penyemprotan dari luar seperti DPW LMB Kepri maupun pihak kepolisian.

”Saya juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang peduli kepada WBP Rutan Kelas IIB Tanjungbalai Karimun,” ucapnya.(tri)