Bupati Karimun DR H Aunur Rafiq SSos MSi.

PRO KARIMUN – Berbagai daerah sudah mengambil langkah tegas untuk memutus matarantai penyebaran virus corona yang kini mewabah. Selain mengurangi akses masuk ke Bumi Berazam, Pemerintah Karimun juga mulai memmberlakukan jam malam.

Melalui surat edaran nomor:30/BAKESBANGPOL-COVID19/IV/ 01/2020, pemberlakuan jam malam dilaksanakan dalam upaya pembatasan gerak masyarakat. Terutama terhadap pencegahan dari risiko penyebaran virus corona di Kabupaten Karimun.

“Pemberlakuan jam malam terhitung sejak tanggal 02 April 2020 sampai dengan adanya edaran selanjutnya,” kata Bupati Karimun, DR H Aunur Rafiq SSos MSi.

Oleh karenanya, Bupati meminta kepada seluruh masyarakat untuk dapat mematuhi, sekaligus melaksanakan peraturan tersebut secara disiplin, dan penuh tanggung jawab.

Selain menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur Kepri, pemberlakuan jam malam di Kabupaten Karimun juga dalam rangka upaya mendukung program nasional terkait percepatan pencegahan penyebaran virus corona.

Dengan pemberlakuan jam malam, Bupati dengan tegas memerintahkan kepada camat se Kabupaten Karimun agar dapat menyampaikan imbauan kepada warga di wilayahnya masing-masing untuk tidak melakukan aktivitas, dan kegiatan di luar rumah. Pembatasan aktivitas warga diberlakukan atas Pukul 20.30 sampai dengan 04.00 WIB.

“Kecuali untuk keperluan yang sifatnya mendesak dan penting,” tuturnya.

Kemudian mengimbau kepada seluruh toko/warung/ kedai kopi, atau warung sejenis yang sifatnya menjadi tempat berkumpulnya masyarakat untuk kegiatan kumpul-kumpul yang tidak penting, dan mendesak agar tidak menyediakan layanan makan/minum di tempat. Namun cukup pembelian dengan cara dibungkus.

“Kita batasi aktivitas perdagangan sampai pukul 20.30 WIB,” tegasnya. Melalui Surat Edaran ini, Bupati meminta kepada Satuan Gugus Tugas Pengamanan dan Penegakan Hukum COVID 19 agar dapat melakukan pemantauan/monitoring.

Mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga lurah/desa agar saling bersinergi melakukan kegiatan patroli secara berkala di atas Pukul 20.30 WIB.

Disebutkan Bupati, ada sanksi yang diberikan bagi warga yang kedapatan melanggar pemberlakuan jam malam tersebut.

“Bagi masyarakat yang kedapatan masih melakukan aktivitas maupun kegiatan di luar waktu pemberlakuan jam malam, maka dapat dilakukan kegiatan pembinaan oleh Tim Gugus Tugas Pengamanan dan Penegakan Hukum Covid 19 Kabupaten Karimun,” tegas Bupati. (enl)