Bupati Karimun saat meninjau lokasi SMPN 1 Tebing untuk isolasi ODP.

PRO KARIMUN – Kebijakan Pemerintah Kabupaten Karimun dalam mencegah penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) terus ditingkatkan. Mulai Selasa (31/3/2020), sebanyak enam (6) warga Karimun yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP), diisolasi di dua lokasi berbeda.

Tiga ODP diisolasi di SMPN 1 Kecamatan Tebing, dan tiga ODP lainnya diisolasi di Balai Haji, Jalan Poros selama 14 hari. Pemindahan ODP yang sempat menjalani isolasi mandiri itu, lantaran kondisi kesehatannya menurun.

“Setelah melalui proses pemantauan oleh petugas medis selama beberapa hari, keenam warga ini akhirnya kita putuskan diisolasi di luar rumah sakit. Kita sudah siapkan lokasinya di SMPN1 Tebing, dan Balai Haji,” ujar Bupati Karimun, Aunur Rafiq.

Bupati menjelaskan, pemindahan ODP yang sempat menjalani isolasi mandiri, lantaran kondisi kesehatannya menurun. Sehingga mereka harus menjalani pemusatan perawatan secara intensif.

Di sisi lain, tenaga medis yang ditunjuk dapat mengontrol secara langsung perkembangan kesehatan mereka. Sehingga kesehatan keenam ODP bisa segera diatasi.

“Di sini saya tegaskan untuk warga Karimun, kita harus mencari satu lokasi untuk ODP. Kita kawal, dan rawat dengan baik di satu tempat. Juga kita siapkan tenaga medis, dan dapur umumnya,”kata Bupati.

Diawal isolasi bersama, keenam ODP sudah menjalani rapid test (tes cepat). Sehingga secepatnya hasil tes yang diperiksa melalui laboratorium itu, segera diketahui.

“Sebelum diisolasi, keenam ODP kita lakukan tes cepat. Sampelnya diperiksa di laboratorium, dan bisa segera didapatkan hasilnya. Harapan kita tentu saja jangan sampai ada lagi yang positif,” terang Bupati seraya mengingatkan, pencegahan penyebaran Covid-19 perlu dilakukan bersama-sama semua komponen masyarakat. (san)