Bangunan ruko di Desa Teluk Radang dan Desa Perayun kecamatan Kundur Utara dari APBN tahun 2019 program PISEW yang sudah dinikmati oleh masyarakat. FOTO PERKIM UNTUK BATAMPOS.CO.ID

PRO KARIMUN – Kembali kabupaten Karimun, mendapatkan bantuan dari Pemerintah Pusat sebesar Rp1,8 miliar dari APBN tahun 2020 langsung ke rekening Badan Koordinas Antar Desa (BKAD) untuk tiga kecamatan melalui program Pengembangan Infrasturktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) dari Balai Prasarana Permikiman Wilayah Provinsi Kepri. Kecamatan yang mendapatkan progam PISEW tersebut, diantaranya kecamatan Kundur, Kundur Barat dan Durai untuk enam desa yaitu Desa Sungai Ungar, Sawang Laut, Kundur, Tanjung Kilang dan Telaga Tujuh.

”Alhamdulillah, kita dapat lagi sama dengan tahun 2019 lalu alokasi anggarannya. Cuman, beda daerah kecamatan saja,” Kabid Perumahan Kawasan Permukiman Dinas Perumahan, Kawasan, Permukiman Karimun Rita Agustina, Kamis (26/03/2020).

Dimana, alokasi tersebut setiap kecamatan mendapatkan Rp600 juta untuk pembangunan infrastruktur di dua desa. Namun, saat ini masih dalam proses usulan mulai dari tahap pertemuan tingkat kecamatan. Kemudian, pertemuan dengan masyarakat dan BKAD untuk merencanakan pembangunan infrakstruktur didua desa tersebut.

”Masih dalam proses semuanya. Sedangkan, alokasi anggarannya sudah ada dikas daerah. Tinggal, merealisasikan beberapa bulan kedepan,” ungkapnya.

Masih kata Rita lagi, untuk satu kecamatan yang telah dialokasikan Rp600 juta tersebut berada di dua desa akan dipergunakan untuk membangun infrastruktur Rp590 juta dan Rp10 juta untuk operasional. Seperti tahun sebelumnya, di kecamatan Moro telah membangun tambatan perahu, kecamatan Kundur Utara pembangunan gedung pemasaran dan kecamatan Meral Barat kios untuk sovenir bagi para pedagang diobjek wisata, serta semenisasi.

”Tergantung masyarakat ditiga kecamatan apa yang mau diusulkan. Nanti, diserahkan kepada fasilitator untuk dibikin DED dan RAB,” terang wanita berjilbab ini.

Sementara itu Camat Moro Khaidir mengungkapkan, hasil pembangunan infrastruktur PISEW didaerahnya sudah dapat dinikmati oleh masyarakat sesuai keinginan. Sehingga, sangat bermanfaat untuk berbagai kegiatan masyarakat itu sendiri, seperti akses transportasi yang cukup mempersingkat waktu perjalanan dana sebagainya.

”Sangat bermanfaat sekalilah, mudah-mudahan tahun depan dapat kita usulkan lagi untuk didesa lainnya. Maklum kecamatan Moro, wilayahnya terdiri dari pulau-pulau yang sangat membutuhkan pembangunan infrastruktur akses jalan,” ucapnya.(tri)