Kapal ferry Oceanna 19 yang akan menyandar ke pelabuhan domestik Tanjungbalai Karimun, mulai hari Jumat beroperasi dua kali.FOTO EDDY SURIANTO UNTUK BATAMPOS.CO.ID

PRO KARIMUN –¬†Terjadinya, pandemi virus corona atau covid-19 di Indonesia yang sudah hampir dua pekan ini, sangat berpengaruh terhadap dunia pelayaran yang ada di Karimun. Sehingga, para pelaku pelayaran yang biasanya beroperasi empat dan enam kali keberangkatan tujuan pulau Batam. Kini, terpaksa
mengurangi jam operasional kapal untuk efesiensi biaya operasional yang tidak sebanding dengan jumlah penumpang.

”Jadi mulai besok (Jumat-red), para agen kapal dari Tanjungbalai tujuan pulau Batam telah mengurangi jam operasional keberangkatan kapal. Dalam satu hari hanya dua trip atau dua kali keberangkatan saja,” kata Ketua INSA Karimun Bustami Datuk Rajo Marah, Kamis (26/03/2020).

Selain mengurangi biaya operasional, juga untuk mengurangi masyarakat yang berangkat maupun datang dari daerah Batam ke Karimun. Sehingga, bisa membantu pemerintah dalam memerangi virus corona dengan cara mengurangi aktivitas masyarakat dalam berpergian keluar daerah.

” Selain efesiensi biaya operasional. Sesuai himbaun dari Kapolri maupun Pemerintah, agar untuk sementara waktu beraktivitas di rumah,” ujarnya.

Sementara itu salah satu agen kapal ferry Oceanna Eddy Surianto mengatakan, pada hari Senin (23/03/2020) lalu pihaknya telah mengurangi jam operasional hanya tiga kali yang biasanya beroperasi mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB terakhir dari Tanjungbalai Karimun tujuan Harbour Bay Batam.

”Kemarin, kita coba mengurangi jam keberangkatan di jam 07.00 WIB dan 11.00 WIB. Tapi, dilihat jumlah penumpang tidak berpengaruhlah,” terangnya.

Dengan demikian, dari pihak manajemen secara resmi melakukan revisi jadwal pengurangan keberangkatan menjadi dua kali di jam 09.15 WIB dan 15.15 WIB yang beroperasi tujuan Harbour Bay Batam. Sedangkan, jam keberangkatan pagi jam 07.00 WIB, 11.00 WIB, 13.00 WIB dan terakhir jam 17.00 WIB tidak beroperasi untuk sementara.

”Bisa dihitung dengan jarilah yang berangkat maupun datang. Tapi, tetap kita prioritaskan pelayanan terhadap para penumpang maupun kru kapal. Dengan melakukan, penyemprotan cairan disinfektan didalam kapal maupun ruang kemudi. Dan menyediakan, hand sanitizer didalam kapal serta pengecekan suhu badan dengan termometer infrared,” ungkapnya.(tri)