Tampak pelayat, dan pihak keluarga disemprot cairan desinfektan saat proses pemakaman di Kundur.

PRO KARIMUN – Satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Kundur, diketahui meninggal Selasa (24/3/2020) saat menjalani isolasi di RSUD Muhammad Sani. Jasad pria berusia sekitar 50 tahun itu, akhirnya dibawa, dan dimakamkan oleh pihak keluarga di Tanjungbatu.

Sementara proses pemakaman pasien yang mengidap penyakit komplikasi ini, diyakini sesuai standar operassional. Di mana, pelayat harus disemprot cairan desinfektan, dan mengenakan masker. Sedangkan sekitar pemakaman diberi garis polisi.

“Iya, proses pemakaman PDP dilaksanakan oleh pihak keluarga di tempat pemakaman umum Batu Lima, sudah sesuai prosedur. Apalagi pasien yang meninggal bukan positif virus Corona,” tegas Kapolsek Kundur, Kompol Endi Endarto, Selasa (24/3/2020).

Kepala Puskesmas Tanjungbatu Azman membenarkan salah satu pasien yang sebelumnya diisolasi di RSUD M Sani, berstatus PDP. Pasien laki-laki berusia sekitar 50-60 tahun menderita penyakit komplikasi, namun meninggal dunia pada Selasa (24/03/2020) pagi.

“Sesuai keterangan Kepala Dinas Kesehatan Karimun Rahmadi, jika pasien tersebut sudah masuk RSUD M Sani sejak Kamis (19/03/2020) lalu. Dan Jumat (20/03/2020), sudah dilakukan swab, dan sedang menunggu hasilnya,” sebut Azman.

Proses pemakaman dilakukan pihak keluarga seusai prosedur, meskipun pasien yang meninggal bukan positif Corona. Hadir dalam proses pemakaman Camat Kundur Syaifullah, Kapolsek Kundur Kompol Endi Endarto, Koramil 03 Kundur, dan Kepala Puskesmas Tanjungbatu. (ims)