Kepala Puskesmas Kundur mempelopori program Gertak Nyamuk untuk memberantas DBD.

PRO KARIMUN – Jumlah korban Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kecamatan Kundur, terus meningkat. Semula hanya ada 10 kasus, kini menjadi 14 kasus.

Menyikapi meningkatnya kasus DBD ini, Kepala Puskesmas (Kapus) Tanjungbatu Azman menyerukan Gerakan Serentak Nyahkan Sarang Nyamuk (Gertak Nyamuk). Kegiatan yang diikuti Kapolsek Kundur Kompol Endi Endi Endarto, Camat Kundur Syaifullah, serta Koramil 03 Kundur dengan melaksanakan gotong royong membersihkan selokan, dan parit.

Selian itu diimbau kepada masyarakat agar membiasakan hidup sehat serta menjaga kebersihan lingkungan dengan cara 3 M. Di sisi lain, pihak puskesmas menurunkan petugas untuk membagikan serbuk Abate dilanjutkan dengan penyemprotan (fogging).

“Kasus DBD memang dalam beberapa pekan ada peningkatan dari 10 menjadi 14 kasus. Makanya untuk mencegah meluasnya kasus DBD, kita ajak masyarakat galakkan Gertak Nyamuk dengan melibatkan seluruh Uspika, dinas instansi, RT, RW, lingkungan, organisasi masyarakat serta pemuda,” terang Azman, Sabtu (21/3/2020).

Melalui Gertak Nyamuk diharapkan dapat mencegah sekaligu memberantas kasus DBD di wilayah Kecamatan Kundur. Gertak Nyamuk juga dilaksanakan serentak di semua desa, kelurahan, RT RW di wilayah kecamatan Kundur. Warga masyarakat menyambut positif dengan dilibatkan gotong royong tersebut.

Camat Kundur Syafullah mengimbau masyarakat agar membiasakan hidup sehat, membersihkan lingkungan terutama parit, pot bunga yang menyimpan air.

“Kita juga menggalakan kembali gotong royong bersama masyarakat dalam upaya memberantas DBD. Melalui Gertak Nyamuk diharapkan dapat mencegah dan memberantas kasus DBD di wilayah Kecamatan Kundur,” katanya. (ims)