PRO KARIMUN – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disduk Capil) Karimun, sejak beberapa hari lalu telah memberlakukan pembatasan pelayanan administrasi kependudukan. Mulai dari mengurus KTP-el, Surat Keterangan (Suket), akte, Kartu Keluarga (KK) diloket. Pembatasan pelayan tersebut, melalui pembatasan antrian dari masyarakat kepada petugas Disduk Capil Karimun.

” Untuk sementara pelayanan kita batasi secara antri. Artinya, lima orang dulu dilayani sampai selesai, baru masuk lagi lima orang secara berkontinyu,” jelas Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Karimun M Tahar, (19/03/2020).

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Karimun, saat memberikan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat. Akibat virus corona, dilakukan pembatasan layanan. FOTO TRI HARYONO/BATAMPOS.CO.ID

Tujuan dari pembatasan layanan tersebut, tidak lain untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau covid-19. Mengingat, dalam pengurusan administrasi kependudukan didinasnya, setiap hari cukup ramai dan padat. Sehingga, perlu dilakukan antisipasi dan waspada terhadap penyebaran virus corona.

”Biasanya pengurusan KTP-el maupun suket yang paling banyak. Kita juga, tetap memberikan informasi terhadap penyebaran virus corona kepada masyarakat,” terangnya.

Dimana, dalam satu hari pencetakan KTP-el tidak ada penurunan seperti biasa yang bisa 100 lembar pencetakan KTP-el yang telah didaftar pada hari sebelumnya. Sedangkan, untuk akte maupun KK sendiri sudah bisa dicetak langsung jadi ketika persyaratan sudah dipenuhi oleh masyarakat.

”Insyallah, tidak ada kendala dalam pelayanan. Termasuk, yang sifatnya urgen atau sangat mendesak, kita utamakan, dengan tetap waspada termasuk para pegawai kita,” ujarnya.

Sementara itu pantauan dilapangan, masyarakat sedang antri mengambil KTP-el yang sudah siap. Dimana, sebelumnya sudah mengajukan berkas persyaratan KTP-el kepada petugas disduk capil Karimun.

”Katanya, hari ini libur (Jumat-red). Jadi antrilah, tunggu panggilan dari petugas. Sesuai, informasi yang disampaikan,” kata Bujang salah seorang warga Kundur.

Rutan Batasi Kunjungan

Terpisah, Rutan Kelas IIB Tanjungbalai Karimun juga melakukan hal yang sama dengan membatasi keluarga yang melakukan kunjungan kepada para narapidana.

” Sesuai arahan dari Kanwil Kemenkum dan HAM yang kita terima memang untuk jadwal besuk narapidana dan tahanan dibatas. Jika sebelumnya keluarga yang akan membesuk bisa dilakukan setiap hari kerja, yakni Senin sampai Sabtu. Tapi, dengan adanya surat tersbeut jadwal besuk di8batasi hanya tioga kali dalam sepekan,” ujar Kepala Rutan Kelas II Tanjungbalai Karimun, Dody Naksabani.

Untuk hari yang dibenarkan untuk membesuk dalam sepekan, lanjutnya, terdiri dari Senin, Rabu dan Jumat. Dan, hari-hari tersebut juga ada ketentuannya. Yakni, Senin hanya diperuntukkan pembesukan warga binaan dengan status tahanan titipan. Kemudian, untuk Rabu untuk itu khusus warga binaan dengan status narapidana. Dan, baru pada Jumat pembesukan untuk status tahanan titipan dan warga binaan.

”Waktu pembesukan juga dibatasi. Senin dan Rabu dimulai pukul 09.00 WIB sampai pukul 14.00 WIB. Dan, Jumat dimulai pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 11.30 WIB. Pembatasan ini tidak lain sebagai bentuk antisuipasi dan pencegehan agar warga binaan dan petugas yang ada di Rutan tidak terdampak dengan virus corona. Yang terpenting, di dalam Rutan tetap kita mengajak semua penghuni untuk tetap menjalankan hidup sehat, salah satunya dengan rutin berolahraga,” ungkapnya.(tri/san)