PRO KARIMUN – PT Alex Putra Sakti yang sedang mendapatkan proyek pekerjaan pembangunan pengaman pantai Pulau Parit Tahap II dengan nilai Rp9,3 miliar Selasa (10/03/2020) akan langsung bekerja. Khususnya, melakukan pekerjaan perbaikan dermaga yang mengalami kerusakan akibat tongkang yang membawa muatan batu jenis hammper rock telah menghantam bagian dermaga hingga rusak pada Ahad (08/03/2020).

”Saya telah koordinasi dengan para pekerja, maka disepakati akan langsung melakukan perbaikan. Mengingat untuk perbaikan sampai selesai membutuhkan waktu sekiotar dua bulan. Dan, saat ini, tongkang yang membawa muatan masih bekerja menurunkan muatan batu untuk pekerjaan pembangunan pengaman pantai. Artinya, tongkang tidka bisa dikeluarkan sekaran. Melainkan, besok ketika air pasang baru akan dikeluarkan,” ujar Joni, perwakilan PT Alek Putyra Sakti, Senin (09/03/2020).

Kondisi pelabuhan Parit desa Parit kecamatan Karimun yang rusak berat akibat hantaman tongkang membawa material pada Minggu lalu.FOTO ISTIMEWA UNTUK BATAMPOS

Dikatakannya, setelah melakukan pengamatan terhadap kerusakan dermaga, maka dapat diketahui kerusakan apa saja yang terjadi. Yakni, ada 11 tiang dermaga yang mengalami kerusakan. Meski sebelumnya memang sudah ada tiang-tiang yang retak dan miring, namun untuk kebaikan semuanya pihak perusahaan menghtiung semuanya ada 11 tiang.

”Dan, untuk tetap dapat digunakan ioleh masyarakat setempat, dermaga yang rusak tersebut sudah dipasang pengaman semanatara. Yakni, dipasang kayu pancang dan juga disamping tongkang diletakkan batang kelapa. Dan, untuk biaya yang dikeluarkan oleh pihak perusahaan, teruis terang kita belum menghitungnya. Yang jelas, kita bertanggungjawab dan akan segera melakukan perbaikan,” paparnya.

Dalam melakukan perbaikan, lanjutnya, pihak perusahaan tidak hanya menggunakan para pekerja dari perusahaan saja,. Kebetulan, ada warga setempat yang mengetahui dan biaya bekerja melakukan pemasangan tiang pancang dermaga. Sehingga, warga setempat dilibatkan untuk bekerja melakukan perbaikan.(san)