f.dok.Edi Kurniawan
Edi Kurniawan dengan sejumlah hasil kerajinan tangannya.

PRO KARIMUN – Edi Kurniawan, pemuda asal Desa Urung Tanjungberlian, berhasil mengolah barang bekas menjadi produk bernilai jual tinggi. Melalui tangan terampilnya, barang-barang bekas seperti, sandal jepit, pipet minuman, minuman kaleng, plastik ember cat, dan sebagainya dirakit menjadi berbagai produk miniatur.

Hasil kreativitas mengolah barang bekas tadi, Edi pun mencoba menawarkan penjualan melalui jejaring sosial. Ternyata, postingan Edi mendapat sambutan hingga ke negara Singapura, dan Malaysia.

”Sudah satu tahun saya mengeluti hasil karya tangan ini. Untuk¬† promosinya melalui postingan akun jejaring sosial. Alhamdulillah, cukup banyak peminatnya,” jelas Edi, Senin (17/2/2020).

Miniatur hasil rakitan Edi, mulai dari kendaraan roda dua, mobil, hingga kapal dengan berbagai model. Dimana, rata-rata miniatur buatan Edi model lawas, dan cukup diminati masyarakat.

Untuk memproduksi satu unit miniatur, Edi membutuhkan waktu satu hari. Sebab, proses pembuatannya membutuhkan pengeringan secara alami.

”Sampai sekarang, sudah menghasilkan produk miniatur kendaraan mencapai 400 unit. Selain Karimun, peminatnya ada dari Malaysia dan Singapura. Rata-rata pemesanan produk kendaraan kuno, dengan harga yang cukup terjangkau mulai dari Rp170 ribu,” ungkapnya.

Dengan memanfaatkan produk barang bekas yang ada di lingkungan sekitar rumah, Edi berharap bagi anak-anak remaja bisa mengikuti jejaknya memproduksi miniatur kendaraan lawas. Sehingga, bisa menjadi wirausaha baru untuk menghasilkan rupiah.

”Saya ingin memberikan motivasi kepada para remaja, agar bisa merubah mindset untuk menjadi pengusaha dengan memanfaatkan produk barang bekas,” tuturnya.

Sementara Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan, UKM dan ESDM Karimun M Yosli mengaku sangat mendukung apa yang dilakukan oleh pemuda Urung tersebut.  Kreatifitas dan inovasi baru yang dilakukan Edi dalam membangun wirausaha dinilainya sederhana tapi sangat menjanjikan.

“Hasil produk unggulan karya Edi bakal kita ikutsertakan dalam pameran di Batam, MTQ kabupaten maupun MTQ Provinsi Kepri,” terangnya. (tri)