foto dok.Arman untuk batampos
Seorang petugas PDAM memperbaiki saluran air dalam waduk Tempan.

PRO KARIMUN – PDAM Tirta Karimun di Tanjungbatu kembali menghentikan suplai air bersih untuk 902 pelanggan. Penghentian distribusi terhitung tanggal 17 Februari itu, dikarenakan air di Waduk Tempan Desa Lubuk Kecamatan Kundur mengering.

Terkait penghentian distribusi ai tersebut, PDAM pun tidak mengenakan beban meteran kepada pelanggan. Terkecuali suplai air sudah aktif, maka beban meteran air tetap dihitung.

“Suplai air bersih ke 902 rumah pelanggan terpaksa kita hentikan karena stok air waduk baku mengering. Kondisi ini untuk kesekian kalinya dengan alasan air waduk kering akibat musim kemarau,” kata Kepala Cabang PDAM Tirta Karimun di Tanjungbatu, Arman.

Arman menyampaikan maaf atas ketidaknyamanan pelanggan dalam memperoleh kebutuhan air bersih.

“Penghentian distribusi terpaksa kita ambil karena kondisi air waduk Tempan kering. Selama ini, sumber air hanya mengandalkan hujan turun,” papar Arman seraya menyebutkan, pihaknya segera mencari solusi untuk membenahi kondisi waduk tersebut.

Diinfokan, air waduk mulai mengering dari pertengahan Juni tahun lalu. Debet air baku terus menyusut hingga akhir Desember 2019. Meskipun awal Desember hingga Februari ini sempat turun hujan namun demikian airnya tidak cukup untuk disalurkan ke pelanggan. (ims)