F. HUMAS BNNK UNTUK BATAM POS
Foto bersama dalam rakor program pemberdayaan masyarat anti narkoba di Hotel Aston Tanjungbalai Karimun.

PRO KARIMUN  – Badan Nasional Narkotika Kabupaten (BNNK) Karimun menetapkan tiga desa di wilayah Kabupaten Karimun masuk dalam program Desa Bersinar (Bersih Narkoba). Yakni Desa Pangke, Kecamatan Meral Barat, Desa Seiungar, dan Desa Gading Sari di Kecamatan Kundur.

Pembentukan Desa Bersinar sebagai bentuk sinergitas antara BNN dengan lintas sektor dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Salah satu indikator penetapan desa tanggap narkoba karena masyarakatnya sudah memiliki ketahanan sosial terhadap masalah penyalahgunaan narkoba.

”Harapan kami, semua personel desa, dan seluruh wilayah di Kabupaten Karimun menjadi penggiat anti narkoba,” kata Kepala BNNK Karimun, Ahmad Soleh, Selasa (11/2/2020).

Untuk melaksanakan program Desa Bersinar, lanjut Ahmad Soleh, perlu dilakukan diskusi terpusat dengan pemerintah daerah agar tujuan dimaksud bisa tercapai.

”Dan di awal 2020, kami menggelar rapat koordinasi program Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba di lingkungan instansi pemerintah. Dari hasil diskusi ada tiga poin yang menjadi pembahasan serius untuk ditindaklanjuti,” paparnya.

Adapun poin-poin hasil rapat koordinasi yakni, mengajak seluruh peserta untuk peduli terhadap permasalahan narkoba di lingkungan kerja. Kedua, mensinergikan program pemberdayaan masyarakat anti narkoba di lingkungan instansi pemerintahan.

Dan ketiga, memetakan calon penggiat anti narkoba yang akan dibekali untuk kapasitas P4GN.

”Bagi calon penggiat anti narkoba dari personel tiga Desa Bersinar, nanti kita undang kembali untuk mengikuti bimtek lanjutan. Harapan kami, tentu seluruh personel yang dikirim dapat dijadikan penggiat anti narkoba,” harap Ahmad Soleh. (enl)