F. CAMAT MORO UNTUK BATAM POS
Sekretaris Dewan Pengawas PDAM Tirta Karimun, Herwansyah, bersama tim ketika melakukan survei sumber mata air di Sidomoro.

PRO KARIMUN – PDAM Tirta Karimun, belum lama ini melakukan survei lokasi waduk-waduk yang memiliki volume air yang cukup banyak di Kecamatan Moro. Sekretaris dewan pengawas PDAM Tirta Karimun, Herwansyah, mengungkapkan, dari hasil survei pihaknya melihat ada dua sumber air baku yang bisa didistribusikan kepada para pelanggan.

Mengingat, kondisi Waduk Sidodadi yang dikelola oleh PDAM Tirta Karimun saat ini sudah kering.

”Satu ada di pulau Durian yang potensi airnya cukup banyak, kedua berlokasi di Kampung Sidomoro, Kelurahan Moro dengan debit air cukup banyak,” terangnya, Jumat (7/2).

Dengan demikian, pihaknya akan melakukan rapat internal untuk menyusun anggaran maupun persiapan apa saja yang dibutuhkan. Sumber air baku yang cukup berlimpah bisa menjadi solusi bagi PDAM Tirta Karimun, mengatasi krisis air bersih di kota Moro. Ini bisa menjadi alternatif kedua sumber air baku untuk penopang waduk Sidodadi yang kering.

”Namun, semua perlu proses yang cukup matang dan perlu biaya. Seperti, pemba-ngunan IPA baru, jaringan dan sebagainya,” ungkapnya.

Camat Moro, Khaidir, meng-ungkapkan, sumber mata air yang telah disurvei pihak PDAM Tirta Karimun rata-rata milik warga. Untuk kepentingan orang banyak pemilik lahan telah menghibahkan lahannya. Sehingga, bisa dimanfaatkan untuk masyarakat melalui PDAM Tirta Karimun.

”Tinggal, kapan realisasi dari pihak PDAM Tirta Karimun,” ujarnya.

Mengingat, kondisi saat ini waduk yang dikelola PDAM Tirta Karimun cabang Moro sudah tidak bisa menyalurkan air kepada para pelanggannya.

”Paling penting, sudah ada solusinya terhadap krisis air bersih di Moro. Kita tunggu saja, kapan didistribusikan air yang sudah ada lokasi baru tersebut,” katanya. (tri)