PRO KARIMUN – Musibah kembali terjadi di Desa Keban, Kecamatan Moro, pada Rabu (29/1) lalu sekitar pukul 14.00 WIB. Dimana angin puting beliung menghantam 14 unit rumah warga Desa Keban dan satu unit sekolah dasar (SD) 007 Buah rawa, Desa Rawa Jaya. Angin tersebut datang dari barat atau dari daratan.

“Alhamdulillah, saat kejadian proses belajar mengajar sudah tidak ada lagi. Hanya satu ruang kecil saja yang tertimpa pohon mangga. Cukup kuat angin yang disertai hujan sangat lebat mulai pukul 14.00 WIB hingga 17.00 WIB,’’ kata Kepala Desa Rawa Jaya, M Sirat, Kamis (30/1).

Musibah tersebut, langsung direspons Dinas Pendidikan Karimun yang langsung turun ke lokasi melakukan inventarisir bangunan yang rusak. Seberapa parah kondisinya bangunan tersebut, sehingga dapat dilakukan perbaikan dengan perhitungan.

“Pak Bakri (Kadisdik Karimun-red), meminta kepada kepala sekolah untuk buat berita acara musibah. Dan pihak Dinas Pendidikan akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk melakukan Rencana Anggaran Biaya (RAB) perbaikan satu lokal. Tapi, untuk proses belajar mengajar tetap berjalan seperti biasanya,’’ jelasnya.

Sementara itu, Bupati Karimun Aunur Rafiq didampingi Kapolres Karimun AKBP Yos Guntur, Ketua Baznas Karimun Nasrial, langsung meninjau lokasi rumah warga yang terdampak musibah.

F. BAZNAS KARIMUN UNTUK BATAM POS
Bupati Karimun Aunur Rafiq bersama rombongan meninjau rumah warga yang terkena puting beliung.

Rafiq meminta masyarakat agar bersabar dalam menghadapi musibah tersebut. Pihaknya langsung menyerahkan bantuan kepada warga yang terdampak. Seperti, sembako, peralatan masak, selimut, dan sebagainya.

“Saya mengucapkan terima kasih atas perhatian pak bupati. Dan Kapolres Karimun yang juga memberikan bantuan kepada warga,’’ kata Camat Moro, Khaidir.

Sedangkan, Ketua Baznas Karimun Nasrial mengungkapkan, pihaknya juga memberikan bantuan secara tunai masing-masing Rp 1,5 juta untuk 15 KK yang terdampak puting beliung.

Adapun, 14 warga yang terdampak di Dusun Satu Keban dan Dusun Dua Tanjung Judah di antaranya, rumah Suhardi, Ibrahim, Herman, Zaini, Simah, Jaafar, Ismail, Herman Wati, Yahya, Hasan, Seman di Dusun Dua, Tanjung Judah.

Kemudian, di dusun satu Keban, Saniman Ilol dan Dayat, dengan kerugian belum dapat dihitung.

’’Memang daerah tersebut, lintasan angin puting beliung yang sering terjadi. Rata-rata atap rumah warga, terkena tiupan angin yang berada di pinggir laut,’’ ungkap mantan Camat Durai ini.

Sedangkan, Kapolres Karimun AKBP Yos Guntur melakukan gotong royong besama warga untuk membersihkan puing-puing rumah yang terkena angin puting beliung. Selain itu pihaknya memberikan bantuan kepada keluarga korban. (tri)