PRO KARIMUN – Fikri Krisnadi, 29, salah satu dari dua atlet voli asal Kabupaten Lingga yang pernah bertanding dan meraih juara di ajang akbar Pekan Olahraga Nasional (PON) tak lagi jadi petugas honor di Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Ia dirumahkan.

Fikri juga menceritakan pengalaman pahit yang pernah dialaminya saat membawa tim voli Lingga bertanding di Tanjungpinang mengikuti Porprov. Fikri yang juga memiliki sertifikat pelatih telah mendapat izin dari sekda untuk tidak masuk kerja untuk mendampingi tim Lingga bertanding di Tanjungpinang.

“Padahal surat izin saya sudah sampaikan namun tetap saja absen saya disilang. Alhasil, gaji saya juga dipotong,” kata Fikri.

Walaupun, sambung Fikri, saat itu kepala dinas mengganti sebagian gaji yang dipotong tersebut karena me-ngaku ada kesalahan input data absensi yang telah masuk dan tercatat.

Fikri yang ditugaskan di gedung daerah ini mengaku memang sering tidak masuk kerja namun hal itu dilakukannya semata-mata untuk memperjuangkan tim voli Lingga agar berprestasi.

Dia mengaku sejumlah prestasi telah diraihnya. “Hingga saat ini, Provinsi Kepri belum pernah berhasil mengirim pemain voli hingga tingkat PON setelah saya mewakili Provinsi Kepri,” kata Fikri. (wsa)