batampos.co.id – Pegawai honorer Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) B Tanjungbalai Karimun, Ismulyadi, Selasa (28/1) mene-mukan mayat pria yang terapung tidak jauh dari pos BC yang ada di di Pinang Sebatang Lama, Kecamatan Karimun.

Berdasarkan pengakuan saksi Ismulyadi, ketika itu pukul 13.00 WIB yang bersangkutan sedang beristirahat di musala KPPBC TMP B. Tiba-tiba terdengar suara keras se-perti hantaman kayu ke dermaga BC.

”Mendengar hal ini, saksi keluar dari musala untuk mencari suara hantaman keras tersebut,” ujar Kapolsek Kota Balai Karimun, AKP Budi Hartono kepada Batam Pos.

Setelah melihat ke laut, ternyata ada mayat pria yang tersangkut dengan tali kapal patroli BC. Sehingga, penemuan ini diberitahukan kepada Polsek Kota Balai Karimun.

F. SANDI PRAMOSINTO/BATAM POS
Polisi mengangkat jenazah Asril, Selasa (28/1).

Mendapatkan laporan ini, anggotanya langsung ke lapangan dan menemukan jasad pria masing menggunakan pakaian lengkap. Saat itu, identitasnya tidak ada. Hanya saja, sebelum penemuan mayat memang ada warga yang bertanya ke warga lainnya sambil membawa identitas.

Menurutnya, dua orang yang mencari pria dengan nama Asrin warga Tanjungbatu Kota, Kecamatan Kundur adalah Syahrizal dan Eka Mawarti. Keduanya merupakan anak dari Asrin.

Pengakuan mereka, Asrin memiliki ciri-ciri menggunakan cincin.

”Mengetahui hal ini, kita menemukan kedua warga yang sedang mencari orang hilang untuk ke RSUD M Sani. Sebab, mayat sudah dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan. Setelah dua orang warga tiba di rumah sakit dan memastikan bahwa yang meninggal memang benar Asrin,’’ paparnya.

Berdasarkan pengakuan kedua anak Asrin, lanjut Kapolsek, bahwa korban me-ngalami depresi atau lupa ingatan. Penyebab korban meninggal belum dapat dipastikan. Yang jelas, jena-zah sudah diserahkan kepada pihak keluarga. (san)