PRO KARIMUN – Investasi di Kabupaten Karimun tumbuh sebesar 1,50 persen pada 2019. Pertumbuhan ini telah terjadi sejak enam tahun terakhir.

”Pada 2019 tercatat pertumbuhan investasi sebesar 1,50 persen atau sebanyak Rp 333 miliar lebih. Atau dengan total nilai investasi sepanjang tahun lalu Rp 22. 623. 986. 325. 343,’’ ujar Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Karimun, Sularno, Selasa (14/1/2020).

Sedangkan, nilai total investasi pada 2018 hanya Rp 22. 290. 046. 579. 780. Dengan terus tumbuhnya investasi di Kabupaten Karimun, hal ini tentu saja dapat mendorong terbukanya lapangan pekerjaan. Dengan adanya lapangan pekerjaan, pemerintah Kabupaten Karimun berharap perusahaan yang menanamkan modalnya mengunakan tenaga kerja tempatan sebagai prioritas.

Pertumbuhan investasi di Kabupaten Karimun pernah mencatatkan yang tertinggi dalam satu tahun. Yakni, pada 2015 investasi tumbuh sampai dengan 59,72 persen. Pertumbuhan ini belum dapat dipecahkan sampai dengan saat ini.

Menyinggung bidang investasi, Sularno, menyebutkan, sesuai dengan geografis wilayah Kabupaten Karimun, investasi terbesar masih dibidang maritim atau galangan kapal.

’’Salah satunya perusahaan Grace Rich Marine. Kemudian, yang termasuk besar juga adalah perusahaan kontruksi. Yakni, PT Saipem Indonesia Karimun Branch,’’ ungkapnya. (san)