PRO KARIMUN – Angka kematian bayi dan ibu di Kabupaten Karimun mengalami penurunan. Hal ini tidak lepas dari kerja keras Dinas Kesehatan bersama Posyandu, serta jajaran Puskesmas di setiap kecamatan.

”Alhamdulillah, program kita mencegah kematian bayi dan ibu berjalan baik. Ini dibuktikan dengan menurunnya tingkat kematian ibu dan bayi pada saat melahirkan. Tahun 2018, angka kematian ibu dan bayi ada 4 kasus. Tapi, tahun 2019, hanya ada satu kasus,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rahmadi, Kamis (9/1/2020).

Untuk tingkat kelahiran bayi hidup, juga mengalami peningkatan. Dari 13,5 persen per 1.000 kepala keluarga (KK) di tahun 2018, menjadi 14,3 persen per 1.000 KK.

Ini menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil sudah mengetahui pentingnya menjaga kesehatan, dan kandungan saat hamil. Salah satunya dengan rutin memeriksakan kandungannya, baik di Puskesmas, rumah sakit atau di posyandu.

”Menurunnya tingkat kematian bayi dan ibu pada saat melahirkan juga tidak lepas peran serta dari internal keluarga. Yakni, tidak terpapar asap rokok. Atau termasuk juga ibu hamil tidak mengkonsumsi minuman beralkohol,” jelasnya. (san)