Kasat Res Narkoba Polres Karimun, AKP Rayen-dra, memeriksa air liur kru kapal di pelabuhan domestik Tanjungbalai Karimun, Rabu (25/12/2019).

PRO KARIMUN – Biasanya yang menjadi objek untuk diperiksa terkait dengan narkoba salah satunya melalui tes urine. Namun, Rabu (25/12) Sat Resnarkoba Narkoba Polres Karimun bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Karimun melakukan tes yang berbeda terhadap nakhoda dan kru kapal. Yakni pemeriksaan air liur.

”Untuk pertama kalinya kami melakukan pemeriksaan air liur milik dari nakhoda dan kru kapal penumpang. Hal ini dilakukan sebagai rangkaian untuk meningkatkan keselamatan dalam berlayar, ” ujar Kasat Resnarkoba Polres Karimun, AKP Rayendra kepada Batam Pos.

Menurut Rayendra, transportasi kapal merupakan yang utama masyarakat di daerah Tanjungbalai Karimun untuk bepergian ke daerah lain.

Pemeriksaan air liur, katanya, tidak hanya untuk nakhoda dan kru kapal yang ada di pelabuhan domestik dan internasional Tanjungbalai Karimun. Melainkan, termasuk nakhoda dan kru kapal yang biasa membawa kapal antar pulau dalam kabupaten di Pelabuhan Sri Tanjung Gelam.

Apa yang dilakukan untuk memastikan nakhoda dan kru kapal tidak ada yang dalam pengaruh narkoba dan juga zat berbahaya lainnya.

”Ada 37 orang nakhoda dan termasuk kru kapal yang kita periksa air liurnya. Dan, semuanya negatif. Atau tidak sedang dalam keadaan pengaruh narkoba dan zat berbahaya lainnya,” terangnya.

Dengan demikian, penumpang yang naik ke atas kapal bisa selamat sampai tujuan.

“Dari kegiatan pemeriksaan ini juga kami berharap jangan sampai ada nakhoda dan kru kapal mengonsumsi atau terlibat dengan narkoba,’’ tegas Rayendra. (san)