PRO KARIMUN – Panitia seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 sudah meng-umumkan sebanyak 3.106 orang dinyatakan lulus administrasi dari total 3.623 pelamar CPNS Karimun. Namun, dari pelamar yang dinyatakan lulus administrasi tersebut, pelamar disabilitas tidak ada yang lulus administrasi.

Sekda Kabupaten Karimun, M Firmansyah, mengatakan, dalam penerimaan CPNS tahun ini memang ada formasi untuk pelamar disabilitas. Untuk pelamar di Kabupaten Karimun jumlahnya sebanyak 24 orang.

”Hanya, setelah dilakukan pemeriksaan atau verifikasi berkas lamaran yang dilampirkan melalui daring, maka tidak ada satu pun yang lulus administrasi,” ujar M Firmansyah, Selasa (17/12/2019).

Sesuai laporan yang diberikan panitia seleksi CPNS, tidak adanya pelamar disabilitas yang lulus administrasi disebabkan tidak leng-kapnya persyaratan. Persyaratan tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku harus dilampirkan. Yakni, surat keterangan dari rumah sakit atau dokter yang menyatakan pelamar itu seorang disabilitas.

“24 orang pelamar disabilitas yang melamar untuk formasi disabilitas tidak ada yang melampirkan surat keterangan bahwa yang bersangkutan adalah disabilitas,” paparnya.

Karena surat tersebut merupakan syarat sesuai dengan aturan yang berlaku. ”Untuk itu, tidak ada satu pun pelamar yang lulus administrasi dan dapat melanjutkan untuk tes atau ujian tertulis,”’ paparnya. (san)