PRO KARIMUN – Jembatan Kuning yang terletak di ujung Selatan Coastal Area, kini kondisinya cukup memprihatinkan. Pagar pembatas di samping kanan dan kiri saat ini sudah raib digergaji oleh orang tidak bertanggung jawab.

”Saya imbau kepada masyarakat agar jangan mendekati pagar pembatas sekarang. Takut terjadi apa-apa. Karena, pagar yang terbuat dari besi sudah tidak ada lagi,” imbau Camat Tebing, Agung Jati Kusuma, Selasa (17/12).

Ia mengatakan, jembatan kuning tersebut ada tiga jalur. Jalur pertama untuk akses kendaraan, kemudian dua jalur kanan dan kiri untuk akses pejalan kaki. Di jalur untuk pejalan kaki tersebut tiang penyangga pagar pembatas sudah sembilan batang digergaji oleh orang tidak bertanggung jawab.

Jembatan Kuning di ujung selatan Coastal Area. Tampak sembilan tiang pagar pembatas jembatan kuning tersebut tidak ada karena digergaji orang yang tak bertanggung jawab.
f. Tri Haryono/Batam Pos

”Kalau dilihat, pencurinya sudah terbiasa ini. Kami sudah melapor kepada pihak Polsek Tebing, serta berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rak-yat (PUPR),’’ ungkapnya.

Agar tidak terjadi korban kecelakaan, pihaknya sudah memasang kawat pembatas agar masyarakat tidak melin-tasi jalur kanan dan kiri di jembatan kuning tersebut. Selain itu, banyak masyarakat yang menyampaikan kepada dirinya agar Jembatan kuning yang dibangun dengan anggaran puluhan miliaran rupiah segera dimanfaatkan. Jembatan dengan panjang sekitar 60 meter dan lebar 12 meter ini menghadap ke laut.

”Harapan masyarakat, sudah kita sampaikan kepada peme-rintah daerah. Cukup disayang-kan, tangan-tangan jahil yang merusak. Posisi jembatan ku-ning cukup bagus dan dimanfaatkan masyarakat untuk foto selfie dengan latar laut dan Gunung Jantan,” ujarnya. (tri)