PRO KARIMUN) – Pengiriman paket ke berbagai daerah dari Kantor Pos Tanjungbalai Karimun menjelang Natal dan Tahun Baru masih sepi.

”Masih sepi lah untuk kiriman yang masuk maupun pengiriman paket lewat kantor Pos Tanjungbalai Karimun. Tidak ada lonjakan. Seperti hari-hari biasa,’’ ungkap Kepala Kantor Pos Tanjungbalai Karimun, Sumarso, Jumat (13/12/19).

Walaupun demikian, pihaknya tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat seperti biasa. Sedangkan, untuk hari libur Natal dan Tahun Baru belum dapat pemberitahuan dari kantor pusat. Sehingga, aktivitas pelayanan pembelian materai, pembayaran listrik, telepon, air maupun pengiriman surat-surat yang didominasi dokumen berjalan seperti biasa.

Kepala Kantor Pos Tanjungbalai Karimun Sumarso, saat melihat transaksi tranfer, pengiriman paket dari masyarakat yang saat ini masih sepi.FOTO TRI HARYONO/BATAMPOS

”Kalau surat-surat dokumen tetap masih banyak yang kirim. Cuma paket dalam bentuk barang yang masih sepi,’’ sebuat dia.

Pada Hari Raya Idul Fitri, beberapa waktu lalu, terjadi penurunan 67 persen dibandingkan 2018. Untuk paket dan surat dari 1.638 menjadi 1.407 transaksi. Begitu juga untuk transaksi kiriman uang yang menurun 62 persen dibandingkan tahun lalu, yaitu dari 343 menjadi 213 tran-saksi. Pembayaran melalui kantor pos juga terjadi penurunan cukup tajam, yakni 71 persen dibanding tahun lalu. Dari 486 transaksi menurun 347 transaksi.

”Kalau dilihat sih faktor uta-manya ekonomi masyarakat yang merosot sekarang ini. Sangat berimbas, kepada pengiriman paket oleh masya-rakat yang biasanya mengirim makanan khas di sini untuk keluarganya,’’ tuturnya.

Sementara pantauan di lapangan, banyak masyarakat yang melakukan transaksi pengiriman uang. Sedangkan, untuk transaksi pengiriman paket barang terlihat sepi.

”Ya nih, ambil paket kiriman dari saudara. Isinya makanan kampung buat Natal nanti,’’ kata Butet, warga Karimun.

Sebelumnya, Bupati Karimun, Aunur Rafiq, mengakui terjadi penurunan 2 persen atau perlambatan 5 persen terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Karimun pada tahun ini dibandingkan beberapa tahun lalu yang mencapai 7 persen. (tri)