PRO KARIMUN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Karimun, Selasa (10/12) lalu mengumumkan calon anggota panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) untuk 12 kecamatan. Dari 156 orang yang mendaftar beberapa waktu lalu, yang dinyatakan lulus administrasi 154 orang dengan keputusan surat kelompok kerja pembentukan panwascam Bawaslu Kabupaten Karimun No 006/POKJA/KR-01/HM.00/XII/2019.

“Bagi yang sudah lulus administrasi, selanjutnya mengikuti tes tertulis secara online pada Jumat, pukul 08.00 WIB yang bertempat di tiga zona yaitu Karimun, Kundur dan Moro,’’ jelas Komisioner Bawaslu Karimun M Fadli yang membidangi divisi SDM dan organisasi, Rabu (11/12/2019).

Komisioner Bawaslu Karimun M Fadli divisi SDM dan organisasi. FOTO TRI HARYONO/BATAMPOS.CO.ID

Dari hasil pengumuman tersebut, dengan latar belakang berbagai macam. Mulai dari belum bekerja, wiraswasta, kontraktor, buruh harian lepas, guru, honorer, petani, nelayan hingga ibu rumah tangga. Artinya, antusias masyarakat untuk mensukseskan Pilkada serentak 2020 mendatang cukup tinggi.

“Saya berharap kepada masyarakat, agar memberikan tanggapan dan masukkan terhadap calon anggota Panwascam beberapa hari ini,’’ ungkapnya.

Melalui seleksi calon anggota Panwascam ini, pihaknya ingin memberikan edukasi kepada masyarakat bagaimana proses tahapan Pilkada secara serentak. Sehingga, bisa mencerdaskan masyarakat dalam berpolitik yang sehat. Disaat, masyarakat menjadi anggota Panwascam yang bertugas sebagai pengawas tahapan Pilkada.

“Salah satu bentuk mencerdaskan masyarakat dalam berpolitik, melalui seleksi calon anggota Panwascam inilah,’’ tuturnya.

Sementara itu Fitria Dewi warga Pangke salah calon calon anggota panwascam asal desa Pangke merasa senang, dirinya lulus seleksi administrasi. Dan tinggal tahapan selanjutnya, untuk mengikuti seleksi tes dan berharap lulus kembali nantinya.

“Mudah-mudahan lulus lagilah. Menarik juga, tantangan di dunia politik ini,’’ ucapnya singkat sambil melihat pengumuman daftar seleksi calon anggota panwascam. (tri)