Dua narasumber saat menjadi pembicara dalam seminar perpajakan dengan tema tantangan dan peluang menghadapi ekonomi digital di era Revolusi Industri 4.0 yang diselenggarakan oleh STIE Cakrawala Karimun. FOTO TRI HARYONO/BATAMPOS.CO.ID

PRO KARIMUN – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Cakrawala Karimun menggelar seminar Perpajakan dengan tema Tantangan dan Peluang Menghadapi Ekonomi Digital di Era Revolusi Industri 4.0, Sabtu (7/12/2019) lalu.

Ketua STIE Cakrawa Karimun, Iyo King Siang mengatakan, seminar perpajakan ini bertujuan memberikan gambaran kepada para mahasiswa STIE Cakrawala maupun peserta luar bagaimana menghadapi tantangan dan peluang dalam menghadapi ekonomi digital di era Revolusi Industri 4.0.

’’Ke depan para mahasiswa yang mengambil Jurusan Ekonomi harus benar-benar siap menghadapi tantangan ekonomi digital di era Revolusi Industri 4.0,” kata Iyo King Siang.

Dimana, semua transaksi jual beli dari yang kecil hingga besar, nanti akan menggunakan aplikasi internet. Artinya, peluang dan tantangan tersebut para mahasiswa harus jeli untuk mendapatkannya. Bagaimana para mahasiswa harus dapat menggali potensi yang ada, untuk mempersiapkan tantangan tersebut.

’’Di saat, lulus kuliah, mereka harus sudah ada program jangka pendek dan panjang dalam berperan di era Revolusi Industri 4.0,’’ katanya.

Menurut Iyo, materi yang diseminarkan tentang perpajakan sehingga nantinya para mahasiswa yang ikut seminar ini mengerti alur perpajakan ke depannya.

“Ini sesuai Jurusan Akuntansi dan Manajemen, ada hubungannya mata kuliah perpajakan. Sehingga, para peserta seminar bisa mengerti bagaimana perpajakan di era Revolusi Industri 4.0 mendatang,” tambahnya.

Ia mengatakan seminar perpajakan ini juga sebagai pendamping ijazah. Artinya para mahasiswa yang menjadi peserta seminar perpajakan ini akan mendapatkan sertifikat.

”Dari target kita hanya 120 peserta. Ternyata, yang ikut sudah melebih target mencapai 200 peserta. Pesertanya selain mahasiswa STIE Cakrawala ada juga peserta dari luar maupun perbankan dan sebagainya,’’ ungkapnya.

Ketua panitia Seminar Perpajakan, Sri Reno mengatakan, nara sumber seminar ini yaitu DR Oktavianti dari akademis dan Hizbullah Arridha dari kantor perpajakan.
Sri mengatakan, seminar ini sangat bermanfaat bagi para mahasiswa yang ada di STIE Cakrawala, agar ketika sudah diwisuda mereka bisa siap menghadapi era Revolusi Industri 4.0.

’’Jadi mahasiswa atau mahasiswi, tidak hanya membuka usaha konvensional saja. Tapi, bagaimana memadukan antara pemanfaatkan teknologi digital dengan sistem penjualan,’’ ucapnya.

Untuk saat ini, jumlah mahasiswa di STIE Cakrawala mencapai 250 orang dengan terbagi dua jurusan. Jurusan Akuntansi dan Manajemen yang sekarang sedang melakukan proses perkuliahan.(tri)