PRO KARIMUN – Setelah hampir selama enam bulan terhenti suplai air ke pelanggan disebabkan waduk kering akibat musim kemarau, PDAM menargetkan Desember ini segera memproduksi air untuk disuplai ke sejumlah pelanggan. Hal ini karena beberapa pekan ini waduk mulai terisi air setelah turun hujan dengan intensitas sedang.

“Insya Allah bulan Desember ini akan kita uji coba memproduksi air untuk disuplai ke pelanggan,” kata Kepala Cabang PDAM Tirta Karimun di Tanjungbatu, Arman, kepada Batam Pos, Minggu (1/12/2019).

Hal itu setelah pihak PDAM melihat waduk mulai terisi air. “Memang debit air di dalam waduk masih jauh dari yang diharapkan, namun demekian akan kami coba untuk diproduksi,” lanjut Arman.

Ia menjelaskan bahwadebit air dalam waduk masih terbatas sehingga air sulit untuk disedot menggunakan pompa air. “Meski demikian kami akan mencobanya untuk suplai ke pelanggan dengan sistem bergiliran,” ujarnya.

ilustrasi

Arman menambahkan, berbagai upaya juga sudah dilakukan agar PDAM bisa menyuplai air ke pelanggan. Caranya dengan pendalaman waduk saat musim kemarau dan upaya perbaikan pipani-sasi. Apalagi waduk milik PDAM Tirta Karimun cabang Tanjungbatu yang berlokasi di Tempan, Desa Lubuk, merupakan waduk tadah hujan. Sehingga saat musim kemarau air waduk menyusut hingga mengering. Sebaliknya jika masuk musim penghujan debit air waduk akan penuh dan mudah untuk diproduksi dan disuplai ke pelanggan.

”Kami juga sampaikan terima kasih atas pengertian seluruh pelanggan atas kondisi waduk PDAM tersebut kami harapkan kejadian ini tidak terulang kembali tahun berikutnya,” ujarnya.

Wandi , seorang pelanggan mengaku selama hampir lima bulan PDAM Tirta Karimun cabang Tanjung tidak berope-rasi, dirinya bersama pelanggan lainnya harus membeli air bersih dengan harga lebih mahal.

“Kami berharap agar dalam waktu dekat ini pihak PDAM segera mengoperasikan air bersih,” ujarnya. (ims)