PRO KARIMUN – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Karimun memberikan penyuluhan perilaku hidup sehat kepada para pelajar mulai tingkat SD dan SMP di Pulau Buru dan Moro dalam sepekan ini. Penyuluhan juga dilakukan kepada pengelola kantin, guru sekolah dan pembimbing perlindungan. Kegiatan ini bertema ’Melalui Penyuluhan ini, Kita Tingkatkan Pola Hidup Sehat bagi Anak dan Remaja menuju Generasi Sehat dan Sukses’.

”Penyuluhan pola hidup sehat bagi pelajar sangatlah penting. Penyuluhan ini dilakukan di 12 kecamatan secara bertahap,’’ terang Kabid Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak Disdalduk, KB, PP dan PA Karimun, Khairita, Minggu (1/12/2019).

Kabid Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak Disdalduk, KB, PP dan PA Karimun Khairita, foto bersama dengan peserta saat penyuluhan prilaku sehat bagi pelajar di kecamatan Moro. FOTO DISDALDUK PP dan PA UNTUK BATAMPOS.CO.ID

Untuk kali ini, pihaknya menekankan kepada para pengelola kantin agar menjual makanan dan minuman untuk pelajar harus benar-benar memperhatikan mutu gizi. Tujuannya supaya bisa membantu pertumbuhan para pelajar itu sendiri terutama yang berada di pulau-pulau. Contohnya, bagaimana kondisi kantin, baik itu dalam penyajian makanan maupun minum. Kemudian, untuk makanan siap saji harus dilihat kedaluarsanya. Begitu juga dalam kemasan minuman harus benar-benar tidak ada mengandung zat berbahaya.

”Kita tekankan peranan para guru-guru dalam melakukan pengawasan di kantin. Apakah, pengelola kantin itu ketika makanan yang dijual tidak habis diberikan kepada anak-anak secara gratis atau dibuang,” jelasnya.

Selain itu, kata Khairita lagi bahwasanya pengelola kantin harus menyajikan makanan yang baru. Artinya, makanan yang sudah disajikan tidak bisa dimasak kembali dan dijual. Dari hasil penyuluhan, bahwa para pengelola kantin apabila makanannya tidak habis secara otomatis diberikan kepada anak-anak secara gratis.

”Setiap kecamatan kita berikan piagam penghargaan, atas dukungan program pola hidup sehat bagi anak dan remaja menuju generasi sehat dan sukses. Termasuk, pencegahan anak dari bahaya narkoba, kecanduan bermain gadget, bullying, pergaulan bebas,’’ ungkapnya.

Kemudian, bagi orangtua juga diimbau agar anak-anaknya jangan dimanjakan dengan kemewahan seperti bebas menggunakan telepon pintar. Terutama, anak-anak yang membawa telepon pintar sudah dilarang oleh pihak sekolah dan itu harus dipahami oleh orangtua. Paling penting, dukungan dari stakeholder yang ada di kecamatan untuk mendukung peningkatan pola hidup sehat bagi anak-anak.

”Saya juga mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak terkait yang mendukung sosialisasi ini. Sekali lagi, mari kita sukseskan pola hidup sehat bagi anak-anak dan remaja untuk menuju generasi sehat dan sukses,’’ pesannya.

Kegiatan tersebut, menghadirkan narasumber dengan muatan lokal dari pihak Dinas Kesehatan, kecamatan dan Disdalduk, KB, PP dan PA Karimun.(tri)