PRO KARIMUN – Pendaftaran CPNS 2019 resmi ditutup. Jumlah pelamar yang mendaftar tercatat sebanyak 3.623, terdiri dari 3.599 pelamar umum dan 24 pelamar dari kalangan disabilitas. Namun dari formasi yang disediakan tidak semuanya terisi.

Seperti formasi dokter spesialis yang melamar hanya satu orang, padahal yang dibutuhkan empat orang.

”Setelah pendaftaran CPNS ditutup, dapat diketahui jumlah keseluruhan pelamar yang mendaftar. Total keseluruhannya 3.623 orang yang berasal dari pelamar umum dan disabilitas. Jumlah sebanyak ini sebenarnya melebihi target. Kita hanya menargetkan pelamar itu hanya tiga ribu orang,’’ ujar Sekda Kabupaten Karimun, M Firmansyah, kepada Batam Pos, Rabu (27/11/2019).

Meski jumlah pelamar melebihi target, lanjut Sekda, namun ada formasi yang sepi pelamar. Yakni, untuk formasi kesehatan. Khususnya, formasi dokter spesialis yang dibutuhkan terdiri dari empat jenis spesialis. Yakni, spesialis kandungan, paru, bedah, dan syaraf. Sampai hari terakhir Selasa (26/11) yang mendaftar hanya satu orang. Yakni, untuk dokter spesialis bedah.

”Sedangkan, untuk tiga spesialis lagi tidak ada yang mendaftar. Begitu juga untuk formasi dokter gigi tidak ada yang melamar,’’ jelasnya.

Termasuk juga untuk formasi guru SD bagi pelamar disabilitas tidak ada yang melamar. Namun, pada formasi guru SMP, tenaga kesehatan dan teknis jumlah pelamar disabilitas cukup banyak dibandingkan tahun lalu

Panitia seleksi CPNS 2019 Pemerintah Kabupaten Karimun sedang melakukan verifikasi terhadap berkas pelamar. Kepada panitia seleksi untuk melakukan verifikasi berkas pelamar tidak hanya satu kali. Minimal harus dilakukan dua kali. Pasal-nya, hal ini menyangkut peluang pelamar bekerja dan ingin mengabdi di pemerintahan.

”Sebelum memberikan ke-simpulan berkas pelamar itu memenuhi syarat (MS) dan tidak memenuhi syarat (TMS), harus dilakukan verifikasi berulang dengan melakukan pengecekan verifikasi secara berulang-ulang agar dapat terhindar dari kesalahan. Kita juga memaklumi bahwa panitia seleksi selama pembukaan pendaftaran CPNS cukup padat jam kerjanya,’’ papar Firman. (*)