PRO KARIMUN – Guna meningkatkan pelayanan kepada pelanggan PLN. Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Tanjungbalai Karimun, Rabu (27/11/2019) mengelar pengecekan dan evaluasi kesiapan peralatan kepada mitra PLN.

Hal itu dilakukan agar saat terjadi gangguan dapat segera diatasi perbaikan oleh tim mitra PLN yang sedang bertugas. “Untuk evaluasi peralatan dan kesiapan petugas. Dalam penanganan gangguan di wilayah kerja ULP PLN Tanjungbalai Karimun,” ujar manager ULP PLN Tanjungbalai Karimun, Jaswir.

Melalui evaluasi rutin, bisa terus meningkatkan kwalitas sistem kelistrikan di ULP PLN Tanjungbalai Karimun yang lebih baik lagi. Dalam evaluasi ini, pihaknya bekerjasama dengan Yantek untuk penanganan gangguan sistem kelistrikan.

Mengingat, kondisi letak geografis yang banyak mengandung magnet sehingga ketika terjadi cuaca buruk seperti petir biasanya secara otomatis terjadi gangguan.

“Anda bisa lihat sendiri, cuaca buruk bisa terjadi pemadaman secara mendadak. Nah, di sinilah kita harus gerak cepat untuk mengatasi pemadaman tersebut,” paparnya.

Tim gangguan dari vendor ULP PLN Tanjungbalai Karimun ketika persiapan evaluasi peralatan bersama manager ULP PLN Tanjungbalai Karimun Jaswir. FOTO ULP PLN TANJUNGBALAI KARIMUN UNTUK BATAMPOS.CO.ID

Karena itu, kata Jaswir, evaluasi peralatan sangat penting dalam mengatasi gangguan sistem kelistrikan. Mulai dari safety yang masih layak, alat-alat ukur perlu dilakukan kalibrasi lagi dan sebagainya. Sehingga, peralatan yang masih layak dapat mempercepat kinerja dalam penanganan ganggunan.

Dan, saat ini kondisi daya listrik diwilayah ULP PLN Tanjungbalai Karimun mencapai 37 megawatt, dengan beban puncak 27 megawatt dan surplus 10 megawatt. Dan pihaknya, saat ini masih menerima pemasangan baru bagi pelanggan PLN untuk rumah tangga, sosial, bisnis dan sebagainya dengan jumlah pelanggan mencapai 45 ribu pelanggan.

” Salah satu mitra kita vendor Yantek, untuk penanganan gangguan. Masih banyak juga vendor-vendor lainnya, sebagai mitra PLN sesuai dengan bidangnya,” ujarnya.

Sementara itu Supervisor Teknik ULP PLN Tanjungbalai Karimun Tumiran mengungkapkan, untuk sekarang jaringan listrik sudah dapat dipetakan dengan memasang pengaman dibeberapa titik. Sehingga, ketika terjadi gangguan cuaca disalah satu tempat tidak akan terganggu ditempat lain. Artinya, apabila ada gangguan disalah satu tempat, ditempat lain tidak ada terjadi mati lampu.

” Kita tidak bisa melawan cuaca. Cuman, bisa meminimalisir pemadaman saja. Sehingga, tidak terjadi *adaman secara keseluruhan,” jelasnya.(tri)