PRO KARIMUN – Mom D Academy Class Modelling yang dipimpin oleh Dessy Andriany, baru berdiri 2018 lalu. Namun, kini telah berhasil memboyong anak didiknya masuk dalam dunia modeling nasional. Dimana, tiga anak didiknya yaitu Yolanda Cantika Tatengkeng pelajar SMP I Karimun meraih juara pertama pemecah rekor Leprid (Lembaga Prestasi Indonesia) untuk kategori remaja, Delano Rezar juara pertama pemecah rekor Leprid kategori anak-anak berasal dari SD Mahabodhi, dan Rosesida Jelov Aprodhite juara tiga nasional Indonesia Look Model berasal dari SDN 011 Karimun.

“Alhamdulillah, anak-anak pulau berhasil mengalahkan anak-anak ‘modern’ dalam ajang kompetisi modeling yang diselenggarakan oleh Leprid pada tahun ini,” jelas Dessy Anriany yang juga pemilik Mom D Entertaiment, Minggu (10/11/2019) .

Sejak berdirinya Mom D Academy Class Modelling, dirinya terus membawa anak didiknya untuk ikut event-event nasional. Seperti 2018 lalu anak didiknya ikut Chingay Parade Singapore yang diikuti 43 negara dan masuk dalam The Best Performane. Sehingga, bisa menjadi bahan dan acuan untuk terus berlatih dalam bidang modeling.

“Nah, ketiga anak-anak yang menjadi juara pada tahun ini, nanti, tahun depan akan mewakili Indonesia di KBRI Malaysia dalam event International Modelling,” ungkapnya.

Yolanda Cantika Tatengkeng kategori remaja meraih juara pertama pemecah rekor Leprid dan Delano Reza kategori anak-anak juara pertama pemecah rekor Leprid yang diselenggarakan oleh Leprid Jakarta 2019. FOTO DOK MOM D ACADEMY CLASS MODELLING UNTUK BATAMPOS.CO.ID

Pada tahun ini, pihaknya juga telah menyelenggarakan event-event lokal di tingkat Kabupaten Karimun. Terakhir, event Baran Talent Show yang diikuti 250 peserta pada hari Sabtu (9/11). Dengan tema batik kasual yang mengangkat batik-batik Karimun dan batik glamor. Dari penyelenggaraan event modeling, sangat banyak bakat-bakat anak-anak yang ingin terjun di modeling.

“Kalau dilihat, antusias anak-anak cukup tinggi di dunia modeling. Paling penting, dukungan kedua orangtua sangat antusias,” kata Dessy.

Sementara itu, salah seorang anak didik Mom D Academy Class Modelling Yolanda Cantika Tatengkeng mengungkapkan, dirinya sejak sekolah dasar (SD) terus mengikuti modelling di berbagai event. Terakhir, yang sangat berharga adalah ikut event di luar negeri sebagai pengalaman yang tidak bisa terbayarkan dengan apapun.

“Pengalaman modeling yang saya dapatkan. Akan, saya berikan kepada adek-adek yang sama-sama memiliki hobi modeling. Agar, bisa mengharumkan kampung halaman di tingkat provinsi maupun nasional nanti,” ucapnya. (tri)

Loading...