PRO KARIMUN – Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Karimun, mulai Kamis (7/11) lalu kapal MV Oceanna group kembali berlayar melayani penumpang tujuan Kukup, Malaysia dari Pelabuhan Internasional Tanjungbalai Karimun dalam satu hari lima kali keberangkatan. Hal ini disampaikan Kepala Bidang Keselamatan Berlayar KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun, Capt Mozes Karaeng, setelah ada kunjungan dari Ramli selaku CEO Perbadanan Pengangkutan Awam Johor (PAJ) di Tanjungbalai Karimun.

”Kita dukung, kembalinya beroperasi kapal tujuan pelabuhan Kukup, Malaysia. Jadi, bagi masyarakat yang berangkat ke Malaysia bisa melalui jalur Kukup selain pelabuhan Antarbangsa Puteri Harbour Johor, Malaysia,’’ terangnya.

Sedangkan kapal yang melayani rute Kukup yaitu MV Oceanna 12, Ocean Dragon 2 dan Ocean Indom. Sehingga, masyarakat bisa memilih jalur. Dengan beroperasinya kapal feri tujuan Kukup, dapat memudahkan masyarakat berangkat ke luar negeri terutama tujuan Malaysia.

”Mobilitas keberangkatan maupun kedatangan melalui Kukup cukup tinggi. Mudah-mudahan, berdampak terhadap kunjungan wisatawan mancanegara nantinya,’’ ung-kap Mozes.

Kapal Oceanna 12 mulai berlayar melayani rute Kukup Malaysia Tanjungbalai Karimun sejak Kamis lalu. FOTO TRI HARYONO/BATAMPOS.CO.ID

Sementara, Dorry, pengelola kapal feri MV Ocean Marina membenarkan bahwa tujuan Kukup sudah berope-rasi secara maksimal Jumat (8/11). Untuk sementara jumlah penumpang, yang berangkat tidak terlalu banyak. Rata-rata keberangkatan di atas 50 orang. Begitu juga, untuk kedatangan dari Kukup.

”Alhamdulillah. Biasanya, hari libur ramai yang datang. Seperti hari ini (Sabtu, red), kita prediksikan cukup ramai yang datang untuk berwisata di Karimun,’’ ujarnya.

Pantauan di lapangan, masyarakat yang berangkat menggunakan kapal MV Ocean Marina tujuan Kukup cukup lengang. Satu per satu para calon penumpang turun ke pelabuhan internasional. ”Syukurlah, bisa berangkat lewat Kukup. Kalau lewat Put-ri Harbour Johor jauh waktu tempuhnya,’’ ucap Rahmat, penumpang yang akan berangkat.

Sebelumnya, 31 Agustus lalu tujuan Kukup Malaysia ditutup sementara. Diakibatkan perusahaan pelayaran Malaysia yang dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga Medan. Pemerintah Kerajaan Negeri Johor kemudian menunjuk Perbadanan Pengangkutan Awam Johor (PAJ) untuk mengambil alih pengurusan Terminal menggantikan Penaga Timur (M) Sdn Bhd untuk menyelesaikan permasalahan di Indonesia.(tri)

Loading...