PRO KARIMUN – Pamit berangkat menjaring ikan, Kamarudin, 45 warga Suku Duana tinggal di Payah Togok Kecamatan Kundur, Jumat (8/11/2019) ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

Mayatnya ditemukan di perairan Teluk Nagka Kecamatan Durai.

Kamarudin dinyatakan hilang pada Selasa (5/11/2019), pihak keluarga, tetangga, warga dibantu nelayan anggota Sat Pol Airud, syahbandar Tanjungbatu, polsek Kundur berupaya melakukan pencarian namun belum membuahkan hasil.

Mayat korban baru ditemukan pada Jumat sekitar pukul 10.15 Wib mengapung di tengah laut dalam kondisi telungkup.

Kaisul, rekan korban, menyebutkan Kamarudin berangkat menjaring ikan menggunakan pompong sendirian pada Selasa (5/11/2019). Namun korban tidak kunjung pulang.

Sebelum kejadian korban masih sempat menghubungi istri menggunakan ponsel. Ia mengabarkan akan segera pulang.

Proses evakuasi korban.

Kepala satuan kerja (kasatker) Syahbandar Tanjungbatu Edy Purnomo membenarkan mayat korban Kamarudin ditemukan mengapung di perairan Teluk Nangka Kecamatan Durai oleh kapal patroli Pol Airud XXXI-2001 bersama kapal patroli syahbandar KMP 17, serta warga masyarakat dan nelayan.

Setelah selama empat hari melakukan pencarian akhirnya mayat Kamarudin Jumat (8/11/2019) ditemukan selanjutnya dilakukan visum di Puskesmas Tanjungbatu.

Hasil visum dari Puskesmas Tanjungbatu menyebutkan ada luka terbakar di bagian lengan korban.

“Iya mayat Kamarudin sudah ditemukan  selanjutnya dilakukan visum di puskesmas Tanjungbatu dan diserahkan ke pihak keluarga untuk dilakukan proses pemakaman,”kata Edy.

Secara terpisah Kapolsek Kundur Kompol Endi Endarto membenarkan ditemukan mayat korban, dan sudah diserahkan pihak keluarganya untuk dimakamkan. (ims)