PRO KARIMUN – Pemerintah Kabupaten Karimun telah mengusulkan pemasa-ngan Penerangan Jalan Umum-Tenaga Surya (PJU-TS) seba-nyak 10.780 unit di 12 kecamatan kepada pihak perusahaan swasta di Jakarta. Dalam program Indonesia Terang tersebut, perusahaan swasta telah menawarkan kepada daerah-daerah yang membutuhkan penerangan dengan menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

”Pada saat kunjungan pak Gubernur Kepri, saya sampaikan ada beberapa daerah di Kabupaten Karimun yang membutuhkan penerangan jalan. Pak Gubernur Kepri merespons, dengan menyarankan agar mengusulkan kepada perusahaan swasta yang dapat proyek program Indonesia Terang di Kepri dan Riau,’’ jelas Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan ESDM Karimun, M Yosli, Rabu (6/11/2019).

Dengan demikian, pihaknya bersama perwakilan perusahaan swasta tersebut melakukan koordinasi dengan 12 camat. Daerah mana yang diusulkan untuk mendapatkan program Indonesia Terang dalam bentuk PJU-TS. Hasilnya, sudah dikirimkan kepada perusahaan swasta tersebut pada bulan lalu.

Salah satu PJU-TS yang sudah tidak berfungsi di Coastal Area.
foto: batampos.co.id / tri haryono

Untuk Kecamatan Karimun ada 458 unit, Kecamatan Tebing 834 unit, Kecamatan Meral 700 unit, Kecamatan Meral Barat 925 unit. Selanjutnya, Kecamatan Buru 634 unit, Kecamatan Belat 1.436 unit, Kecamatan Kundur 1.474 unit, Kecamatan Kundur Barat 227 unit, Kecamatan Kundur Utara 2.515 unit. Kemudian, Kecamatan Ungar 144 unit, Kecamatan Moro 1.083 unit dan Kecamatan Durai 350 unit dengan total 10.780 unit.

”Insya Allah, dapat direali-sasikan pada tahun 2020 mendatang semuanya. Kalau dilihat paling banyak berada di Kecamatan Kundur Utara yang daerahnya memang sa-ngat membutuhkan penera-ngan lampu jalan,’’ ungkapnya.

Sementara itu, pantauan di lapangan, PJU-TS yang berada di Coastal Area banyak tidak berfungsi lagi. Sehingga, dengan adanya program Indonesia Terang diharapkan bisa menjadi solusi dalam penerangan di daerah wisata andalan Pulau Karimun.

”Mudah-mudahanlah dapat direalisasikan tahun depan. Maklum, kami jualan di sini menggunakan lampu sendiri dan kurang terang. Apabila benar, bisa mendongkrak ekonomi pedagang di sini lah,’’ kata Anton salah seorang pedagang makanan ringan di Coastal Area saat dimintai tanggapannya. (tri)

Loading...