PRO KARIMUN – Infrastruktur Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang ada di Parit Rampak tidak kunjung dibangun hingga kini. Padahal pembangunan TPI ini penting untuk mewujudkan Kabupaten Karimun yang memprioritaskan pembangunan ekonomi kerakyatan dan industri berbasis kemaritiman.

Menurut Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Karimun, Zainuddin Ahmad, Kabupaten Karimun kini sudah menginjak usia 20 tahun, maka sudah seharusnya mempunyai TPI. Apalagi setiap pidato Bupati Karimun dalam penyampaian R-APBD setiap tahun selalu menyampaikan lima tema salah satunya, dalam pembangunan ekonomi kerakyatan dan industri berbasis kemaritiman guna peningkatan nilai tambah ekonomi.

“Hanya simbol, prioritas pengembangan ekonomi kerakyatan yang berbasis kemaritiman. Anda bisa lihat sendiri, kita (Karimun-red) penghasil ikan cukup berlimpah. Tapi, untuk Tempat Pelelangan Ikan (TPI) tidak kunjung dibangun,’’ tanya Zainuddin Ahmad yang juga anggota DPRD Kepri, belum lama ini.

Lokasi TPI yang terbiarkan begitu saja bertahun-tahun, tidak ada solusi dari Pemerintah Daerah untuk dikembangkan. Padahal, kabupaten Karimun nelayan cukup banyak.FOTO TRI HARYONO/BATAMPOS

Saat dirinya, masih duduk menjadi wakil rakyat di Kabupaten Karimun, Pemkab Karimun belum pernah membahas kelanjutan tentang TPI di Parit Rampak maupun Pulau Lumut.
Dikatakan, lokasi TPI cukup strategis yang berada di Parit Rampak dan sekarang kondisinya sudah sangat menunjang untuk akses menuju lokasi tersebut. Sehingga, tinggal membangun infrastrukturnya yang benar-benar memenuhi Standar Nasional. Artinya, daerah tidak mampu membangun bisa mengusulkan anggaran ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

“Apapun bahasanya. Kalau tidak dipikir dari sekarang kapan lagi, tidak ada alasan bahwa daerah tersebut tidak layak karena sudah kawasan industri. Zaman sekarang, semuanya bisa diatur dan dapat dimanfaatkan baik industri maupun para nelayan sebagai tempat penampungan ikan di TPI,’’ jelasnya.

Sebelumnya, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Karimun sudah mengusulkan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan RI agar dibangun pelabuhan perikanan. Hal ini untuk memberikan kemudahan kepada pelaku usaha perikanan untuk melakukan ekspor.

“Salah satu kegiatan ekspor dari daerah kita dalam bentuk perikanan. Untuk itu, mendukung dan memberikan kemudahan kepada kegiatan tersebut, memang diperlukan suatu lokasi yang dijadikan pelabuhan khusus untuk penjualan ikan. Dan, kita sudah mengusulkan ke Kementerian DKP untuk pembangunan pelabuhan khusus perikanan,’’ terang Kepala DKP Kabupaten Karimun Ruffindy. (tri)