Lima surat suara saat Pileg dan Pilpres, pada tahun 2020 mendatang kabupaten Karimun akan melaksanakan Pilkada serentak. FOTO TRI HARYONO/BATAMPOS.CO.ID

PRO KARIMUN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karimun audensi kepada Bupati Karimun Aunur Rafiq di rumah dinas Bupati Karimun, Rabu (30/10) pagi. Ketua KPU Karimun Eko Purwandoko me-ngatakan, audensi tersebut untuk menyampaikan persiapan tahapan Pilkada 2020 yang sudah di depan mata.

“Kami audensi persiapan Pilkada 2020. Mulai dari persiapan, proses tahapan pencalonan melalui parpol maupun perseorangan. Dan, Bupati Karimun mendukung untuk menyelenggarakan Pilkada 2020 mendatang, ‘’ jelasnya.

Ia mengatakan, pihaknya sudah mengumumkan kepada publik tentang persyaratan pencalonan perseorangan saat ini. Dimana, untuk tahapan calon Bupati dan Wakil Bupati Karimun melalui jalur perseorangan akan dibuka mulai 11 Desember mendatang hingga 5 Maret 2020. Dengan demikian, bagi masyarakat yang ingin maju mencalonkan jadi Bupati dan Wakil Bupati Karimun sudah bisa mempersiapkan persyaratan dari sekarang.

“Untuk persyaratan lebih lanjut silakan datang ke sekretariat KPU Karimun. Sedangkan, jalur partai sudah jelas tinggal bagaimana peserta calon Bupati dan Wakil Bupati Karimun untuk melobi para partai-partai nantinya,’’ terangnya.

Apabila mengacu pada hasil Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pileg, Pilpres lalu untuk Kabupaten Karimun jumlah pemilih ada 170.504 jiwa. Artinya, kata Eko, untuk calon Bupati dan Wakil Bupati Karimun melalui jalur perseora-ngan harus mempersiapkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan surat pernyataan duku-ngan dari KPU Karimun model B.1 KWK Perseorangan sebanyak 17.051 lembar. Artinya, dari jumlah DPT 170.504 pemilih dikali 10 persen yang harus dipersiapkan KTP dan surat dukungan.

“Calon Bupati dan Wakil Bupati Karimun mempersiapkan 17.051 lembar fotokopi KTP dan surat dukungan. Nanti, baru kami lakukan verifikasi kembali kepada pemilik KTP tersebut pada tahapan,’’ ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Karimun Nur Hidayat menyatakan, pihaknya sudah mempersiapkan administrasi proses perekrutan panitia pengawas kecamatan (panwascam) yang dimulai dari pengumuman, proses seleksi, pelantikan hingga pembekalan.

“Dalam tahap persiapan lah. Maklum, semuanya tergantung anggaran yang telah disepakati dari Pemkab Karimun,’’ ucapnya.

Sebelumnya, Pemkab Karimun telah menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) bersama penye-lenggaran Pilkada 2020 yaitu KPU dan Bawaslu Karimun.

Penandatangan NPHD dilakukan oleh Bupati Karimun, Aunur Rafiq sebagai pemberi hibah kepada penerima hibah Ketua KPU Karimun, Eko Purwandoko dan Ketua Bawaslu Karimun, Nurhidayat yang didampingi oleh Wakil Bupati Karimun, Anwar Hasyim dan Ketua DPRD Karimun, M Yusuf Sirat di rumah Dinas Bupati Karimun. Dengan total dana hibah untuk Pilkada 2020, totalnya mencapai Rp 27 miliar yang terbagi dua. Untuk KPU Karimun sendiri Rp16,4 miliar lebih dan Bawaslu Karimun Rp10,7 miliar lebih. (tri)