batampos.co.id – PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Cabang Tanjungbalai Karimun, telah mempersiapkan alokasi anggaran Rp20 miliar untuk melakukan rehab total pelabuhanpenumpang domestik maupun international pada tahun 2020 mendatang.

Sehingga, bisa memberikan pelayanan lebih nyaman bagi para calon penumpang yang akan berangkat maupun tiba di pelabuhan Tanjungbalai Karimun nanti. Termasuk, para petugas stakeholder yang berada dipelabuhan tersebut.

“Alhamdulillah, PT Pelindo I Pusat di Medan telah menyetujui usulan kita untukdilakukan rehab total dipelabuhan penumpang pada tahun 2020 mendatang,” jelas General Manager PT Pelindo I Cabang Tanjungbalai Karimun Capt Syahri Ramadana, Selasa (23/10).

Dengan rehab total pelabuhan tersebut, pihaknya saat ini akan meninjau langsung bersama tim konsultan untuk mendesain kawasan pelabuhan yang terbatas dengan lahan. Artinya, bagaimana tim konsultan nanti mendesain kawasan pelabuhan yang sangat modern dan terlihat cantik dari laut maupun darat di segi estetika.

Sedangkan, proses rehab nanti dilakukan secara bertahap. Agar, aktvitas keberangkatan maupun kedatangan tidak terganggu. Seperti, direhab dulu dipelabuhan domestik, kemudian baru pelabuhan luar negeri. Dan pihaknya, tetap akan bekerjamasama dengan BUP Karimun dalam hal ini PT KKM.

Aktivitas pelabuhan penumpang Tanjungbalai Karimun, pada tahun 2020 mendatang PT Pelindo I Cabang Tanjungbalai Karimun telah mengelontorkan dana Rp20 miliar untuk renovasi total pelabuhan tersebut.f.TRI HARYONO/BATAMPOS
Aktivitas pelabuhan penumpang Tanjungbalai Karimun, pada tahun 2020 mendatang PT Pelindo I Cabang Tanjungbalai Karimun telah mengelontorkan dana Rp20 miliar untuk renovasi total pelabuhan tersebut.FOTO TRI HARYONO/BATAMPOS

“Inilah bentuk kita kepedulian kepada daerah. Bagaimana, pelabuhan penumpang di Tanjungbalai Karimun lebih nyaman dan gerbang masuknya nanti dikasih nama oleh Bupati yang hingga sekarang belum mempunyai nama pelabuhan penumpang,” terangnya.

Ditanya, bagaimana dengan rencana relokasi pelabuhan penumpang yang ada saat inike kawasan baru yaitu Karimun Gold Coast. Ia mengatakan, apabila nanti sudah terbangun tidak ada masalah tinggal bagaimana kita selaku pengelola pelabuhan bekerjasama dengan pengembang untuk mengelola pelabuhan tersebut.

“Tidak ada masalah. Nanti, bisa diatur semuanya. Kan, belum ada kepastikan kapan selesai dibangun pelabuhan tersebut,” jawab Syahri.

Sementara itu Ketua DPC INSA Karimun Bustami Datuk Rajo Marah sangat mendukung, dilakukannya rehab pelabuhan penumpang oleh PT Pelindo I Cabang Tanjungbalai Karimun. Mengingat, kondisi pelabuhan saat ini sudah tidak layak lagi untuk dipertahankan. Karena, mobilitas penumpang naik dan turun cukup tinggi dalam satu hari.

“Kita sebagai operator kapal sangat mendukunglah. Anda bisa lihat sendiri, pelabuhan penumpang baik itu domestik maupun international sangat sempit,” ucapnya.

Sedangkan, pantauan dilapangan saat ini pihak PT Pelindo I Cabang Tanjungbalai Karimun sebagai pengelola pelabuhan penumpang sudah memasang atap kanopi dihalaman mushola. Selain itu, akan mengganti pas pelabuhan bersistem kode batang (barcode) bagi para penumpang yang berangkat melalui Pelabuhan Domestik yang sudah rusak.(tri)