Yusuf setelah tertangkap dan langsung diamankan oleh anggota polsek Kundur Utara/Barat bersama satu unit motor.
foto: Dokumen Polsek Kundur Utara/Barat

PRO KARIMUN – Muka Yusuf nampak bonyok, Selasa (15/1/2019). Sementara dua rekan Yusuf berhasil melarikan diri ke dalam hutan di Kampung Asam desa Teluk Radang. Yusuf tertangkap Polisi, saat ditangkap ditemukan sebilah badik, uang Rp 500.000, jam tangan Alexander senilai Rp 880.000, iPhone seharga Rp 9.7 juta, dan Ponsel seharga Rp 3.8 juta yang ditaksir kerugiannya mencapai Rp 19.4 juta.

Kapolsek Kundur Utara/Barat AKP Eddi Suryanto saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersangka Yusuf. Penangkapan berawal dari laporan korban Eko Febrianto. Pagi itu, sekira pukul 09.30 WIB sepulang dari kafe kaget mendapati rumahnya sudah acak-acakan.

Saat mengecek barang-barang berharga milki korban dalam lemari sudah raib. Selanjutnya korban bermaksud keluar rumah untuk memberitahu tetangganya. Saat itu korban melihat beberapa orang yang tidak dikenali sibuk menghitung uang pecahan Rp 100.000. Spontan Eko berteriak, “maling!!!!”

“Mendengar teriakan itu ketiga orang tersebut kabur menggunakan sepeda motor. Korban bersama warga lainya berusaha mengejar hingga k earah desa Teluk Radang,”kata Eddi.

Eddi juga menyebutkan Eko bersama rekannya, Samsul mengejar ketiga pelaku di daerah Swili desa Teluk Radang. Samsul mengubungi anggota Polsek Kundur Utara yang sedang patroli minta bantuan untuk mengejear tersangka.

Akhirnya tersangka Yusuf berhasil ditangkap setelah sepeda motornya ditabrak  mobil patroli hingga tersangka jatuh tersungkur. (ims)