f. TRI HARYONO/BATAM POS
Pelabuhan Parit Rampak di Kecamatan Meral, pelabuhan kargo dan pelabuhan roro. Kini, kapal roro tujuan Tanjung Buton belum beroperasi seperti biasanya, dan direncanakan akan dialihkan ke Pelabuhan Bengkalis.

PRO KARIMUN – Belum lama ini, Bupati Karimun, Aunur Rafiq, menyurati Direktorat Jenderal Perhubungan (Dirjenhub) Darat tentang percepatan solusi jalur kapal roll on roll off (roro) tujuan Tanjung Buton ke Karimun, begitu juga sebaliknya.

Tujuannya, untuk memperlancar distribusi barang yang masuk ke Karimun dari Sumatera maupun Riau daratan. Sejak jembatan penumpang dermaga roro Tanjung Buton yang terletak di Kampung Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, hingga sekarang akses tersebut belum dapat dioperasikan kembali oleh PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP).

“Pak Bupati sudah surati Dirjenhub Darat, untuk menawarkan solusi untuk membuka jalur kapal roro dari Riau ke Karimun. Ada dua tawaran yang kita ajukan yaitu, dibuka jalur pelabuhan Sungai Selari Pakning dan pelabuhan Kota Dumai,’’ jelas Kepala Dinas Perhubungan Karimun Fajar Harison, Senin (14/10).

Pihaknya masih menunggu surat balasan dari Dirjenhub Darat. Dimana, sebelumnya hasil rapat di Pekanbaru bahwa apabila jalur pelabuhan Sungai Selari Pakning dibuka, hanya untuk menangkut kendaraan yang berkapasitas 5 ton saja. Artinya, kapal roro tersebut hanya mengangkut kendaraan penumpang saja yang berkapasitas 5 ton, sementara kendaraan barang tidak bisa. Sehingga, pihak ASDP merasa keberatan. Sementara kalau melalui pelabuhan Kota Dumai bisa 15 ton yang dapat mengangkut kedua kendaraan menuju Karimun.

“Di sini, kita (Pemkab Karimun-red) ingin melakukan percepatan jalur kapal roro dari Riau bisa kembali normal untuk mengangkut barang dari Sumatera maupun Riau. Walaupun, saat ini belum ada kendala tapi tidak ada solusi secepatnya, bisa menjadi masalah,” ungkapnya.

Sementara itu pantauan di lapangan di Pelabuhan Parit Rempak, aktivitas pelabuhan Roro tetap normal untuk ketujuan Batam, Tanjungpinang, Kundur. Walaupun, kapal roro tujuan Tanjungbuton tidak beroperasi untuk sementara. Tapi, distribusi berbagai kebutuhan masyarakat dialih-kan menggunakan kapal barang.

“Mau tidak mau kita tetap pesan barang dari Pekanbaru. Syukur, ada kapal barang yang masih beroperasi dari sini menuju Pekanbaru,’’ kata pedagang di Pasar Puan Maimun. (tri)

Loading...