f. Imam soekarno/Batam Pos
Gedung Puskesmas Tanjungbatu di Jalan Jenderal Sudirman Tanjungbatu Kota tampak megah, Minggu (13/10).

PRO KARIMUN – Dalam sebulan terakhir ini pelayanan kesehatan di Pus-kesmas Tanjungbatu sedikit kurang lancar. Hal itu disebabkan terbatasnya jumlah dokter umum. Sementara jumlah pasien rawat jalan dan rawat inap serta rujukan setiap harinya mencapai 100 sampai 120 orang.

Kepala Puskesmas Tanjungbatu Surawan SKM membenarkan kurangnya dokter umum untuk melayani masyarakat di Kecamatan Kundur.

“Iya (kurang dokter umum). Puskesmas Tanjungbatu saat ini hanya ada tiga dokter umum yang harus melayani seratusan pasien rawat jalan dan rawat inap. Sehingga kita sedang kekurangan dokter umum untuk ditugaskan di Puskesmas Tanjungbatu,” katanya saat dikonfirmasi Batam Pos, Sabtu (12/10)

Sebelumnya ada lima dokter umum dan satu dokter gigi yang bertugas di Puskesmas Tanjungbatu. Namun dalam sebulan terakhir ini dua dokter mengundurkan diri sehingga tersisa tiga dokter umum.

“Idealnya Puskesmas Tanjungbatu harus ada delapan dokter umum untuk memberikan pelayanan maksimal,” tambahnya.

Karenanya diharapkan Pemerintah Kabupaten Karimun melalui Dinas Kesehatan segera menambah atau menempatkan dokter umum di Puskesmas Tanjungbatu demi kelancaran pelayanan kesehatan masyarakat.

Untuk fasilitas, saat ini Puskesmas Tanjungbatu memiliki 12 unit ruang rawat inap kelas 2 dan kelas 3. Selain itu, sejak awal 2017 lalu mulai menempati gedung Puskesmas yang baru dan diberlakukan badan layanan usaha daerah (BLUD). Selain itu Puskesmas Tanjungbatu juga memiliki ruang rawat inap very important person (VIP) gedung hibah dari pengusaha Tanjungbatu. (ims)

Loading...