ilustrasi

PRO KARIMUN – Pemerintah Kabupaten Karimun menjamin ketersediaan beras untuk kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan ESDM Karimun M Yosli, Rabu (9/10). Dimana kebutuhan beras di Kabupaten Karimun, dalam satu bulan mencapai sekitar 1.500 ton.

”Walaupun kapal roll on roll off (roro) dari Buton belum beroperasi. Tapi, kebutuhan beras kita tetap banyak. Sekarang stok di gudang saja masih ada 1.000 ton dari Bulog,’’ jelas Yosli.

Beras yang didatangkan dari luar Karimun, tidak terpaku dari beras Pekanbaru yang masuk melalui jalur roro. Namun, banyak datang dari Pulau Jawa dengan menggunakan kapal kargo. Ditambah stok beras dari Bulog divre Batam yang kapan saja bisa menyuplai beras ke Kabupaten Karimun.

”Di sini ada 30 distributor beras lebih yang tetap melakukan pemesanan beras. Bia-sanya, terjadi lonjokan kebutuhan beras di hari-hari besar keagamaan saja. Dan insya Allah, hingga akhir tahun nanti stok beras kita mencukupi,” ungkapnya.

Sementara itu, harga berbagai komoditas bahan pokok masih stabil. Khususnya, untuk cabai merah pada September lalu Rp 60 ribu per kilogram (kg) sekarang menjadi Rp 55 ribu per kg. Selanjutnya, untuk telur ayam ras Rp 1.500 per butir, bawang putih Rp 30 ribu per kg, bawang merah Rp 24 ribu per kg. Minyak goreng curah Rp 12 ribu per kg, beras premium Rp13.500 per kg, gula pasir Rp 13 ribu per kg.

”Paling penting kita dari pemerintah bagaimana, menjaga harga sembako tetap stabil. Ada lima komoditi pa-ngan yang perlu dijaga, yaitu beras, minyak goreng, telur, cabai merah, daging,’’ kata Yosli.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Karimun Fajar Harison ketika dikonfirmasi tentang kapan beroperasinya kapal roro dari Buton tujuan Karimun. Sejak jembatan penumpang dermaga Roro Tanjung Buton yang terletak di Kampung Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak yang sudah dua pekan lebih. Hingga sekarang informasi dari PT Angkutan Sungai Danau dan Penyebera-ngan (ASDP) belum ada.

”Belum ada informasi terbaru, termasuk tentang pe-ngalihan lintasan Mengkapan Tanjung Buton ke Pelabuhan Sei Selari, Kabupaten Bengkalis. Untuk kapal roro lainnya, tetap beroperasi seperti biasa,’’ jawabnya. (tri)

Loading...