PRO KARIMUN – Proses tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di Kepri sudah mulai dilakukan. Partai mulai membuka pendaftaran bakal calon Bupati (bacabup) dan Wakil Bupati (bacawabup) Karimun masa bakti 2020-2024 secara serentak. Salah satunya, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Karimun yang sudah membuka pendaftaran bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Karimun dengan surat no 001/P/DPC.25.03/IX/2019.

Sekretaris DPC PDIP Karimun Sulfanow Putra mengatakan, untuk pengambilan formulir pendaftaran dimulai sejak Sabtu (29/9) lalu hingga Sabtu (5/10) mendatang di Sekretariat DPC PDIP Karimun Jalan Soekarno Hatta, Poros. Sedangkan, untuk pengembalian formulir pendaftaran dapat dilakukan pada Minggu (6/10) hingga Minggu (13/10).

“Pendaftaran bacabup dan bacawabup Karimun periode 2020-2024 mulai dibuka. Dibuka bagi internal partai mulai dari pengurus, kader dan simpatisan, maupun masyarakat umum mulai dari tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan sebagainya,” terang Sekretaris DPC PDIP Karimun, Minggu (29/9).

Peserta wajib mengisi semua formulir yang telah disediakan dan pengembalian formulir pendaftaran sesuai jadwal yang ditentukan. Sedangkan, waktu pengambilan dan pengembalian formulir sudah ditentukan mulai pukul 10.00-16.00 WIB.

“Baru satu orang yang sudah melakukan pengambilan formulir dari pengurus partai yaitu Ketua DPC PDIP Karimun Rasno. Jadi masih ada kesempatan,” ungkap Putra.

Terpisah, Ketua KPU Karimun Eko Purwandoko mengatakan jadwal tentang pendaftaran bacabup dan bacawabup sesuai dengan tahapan, yakni Juni 2020 mendatang. Tidak ada masalah penjaringan bacabup dan bacawabup oleh parpol dilaksanakan saat ini.

“Sah-sah saja. Lebih banyak yang ikut, lebih baik untuk proses penjaringan untuk diusung menjadi cabup dan cawabup yang akan diusung nanti,” jelasnya.

Ditanya tentang dana kampanye Pilkada yang dipersiapkan oleh Pemerintah Daerah Karimun, Eko mengatakan anggaran sementara sudah disahkan.

“Namun belum bisa dipergunakan untuk proses tahapan,” tuturnya. Hal ini diakuinya karena harus dilakukan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara penyelenggara dengan Pemerintah Daerah Karimun terlebih dahulu.

‘’Hari ini (Senin, red) dijadwalkan penandatanganan NPHD. Nanti, baru bisa dipergunakan untuk proses tahapan,” ungkapnya. (tri)