f. TRI HARYONO/BATAM POS
Bupati Karimun Aunur Rafiq meninjau hasil pembangunan IPAL tahun 2018 di Kelurahan Sungai Lakam Timur didampingi Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Kebersihan Karimun Rosmawati dan Witmawati, pendamping KSM.

PRO KARIMUN – Bupati Karimun Aunur Rafiq didampingi Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Kebersihan Karimun Rosmawati meninjau pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di tiga titik, yaitu di Kelurahan Baran Timur, dan dua titik di Kelurahan Sungai Lakam Timur yang ada di Pulau Karimun.

Dari hasil peninjauan tersebut, Rafiq mengungkapkan bahwa pemanfaatan IPAL sangat membantu dalam peningkatan kebersihan bagi masyarakat.

”Alhamdulillah, sudah dinikmati langsung oleh masyarakat. Anda bisa lihat sendiri, hasil pembangunan sanitasi atau IPAL yang dibiayai oleh pemerintah pusat benar-benar berdampak positif terhadap kehidupan masyarakat sehari-hari,” jelas Rafiq, Kamis (26/9).

Mengingat, pemanfaatan IPAL tersebut dapat diper-gunakan untuk penetralisir limbah rumah tangga mulai dari limbah tinja, cuci pakaian dan sebagainya. Sehingga, ke depan Kabupaten Karimun bisa menuju kabupaten yang sehat, tertata lingkungannya dan bersih yang otomatis bisa mendukung adipura berikutnya.

”Pesan saya kepada bapak dan ibu agar bisa dijaga hasil pembangunan IPAL. Terima kasih, kepada para fasilitator yang telah membimbing masyarakat secara swadaya pembangunan IPAL pada tahun lalu,’’ ungkapnya.

Sementara itu, Rosmawati mengatakan, pada 2018 lalu Kabupaten Karimun juga mendapatkan kucuran anggaran melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 17 miliar untuk empat kecamatan. Yaitu Kecamatan Moro berada di Kelurahan Moro dan Kelurahan Moro Timur, kemudian Kecamatan Buru hanya Desa Tanjungbatu Kecil.

Selanjutnya, Kecamatan Karimun berada di Kelurahan Teluk Air, Kelurahan Sungai Lakam Timur, Kelurahan Sungai Lakam Barat, dan Kecamatan Meral masih tetap di Kelurahan Barat Barat dan Baran Timur.

”Totalnya ada delapan kelurahan/desa tahun lalu, memang ada terjadi penurunan di tahun ini. Disebabkan, pemerataan oleh pemerintah pusat dan banyak masuk dari kabupaten kota di Kepri,’’ terang.

Sedangkan, pada tahun ini ada lima kelurahan yang ada di Kabupaten Karimun, akan segera merealisasikan penye-diaan prasarana dan sarana air limbah yang digelontorkan pemerintah pusat mela-lui Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 5,2 miliar.

Pembangunan IPAL sendiri akan dilaksanakan masyarakat, melalui Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM).

Kelima kelurahan tersebut berada di Kecamatan Karimun ada dua Kelurahan Sungai Lakam Barat dan Timur. Kemudian Kecamatan Meral, di Kelurahan Barat Barat dan Baran Timur serta Kecamatan Tebing di Kelurahan Teluk Uma. Dalam pengerjaan nanti, akan dilibatkan tenaga fasilitator lapangan untuk membimbing dalam pengurusan administrasi maupun kualitas pekerjaan kepada KSM.

”Paling penting, bagaimana memberdayakan masya-rakat di sekitarnya bisa memperindah kampung halamannya,” ujarnya. (tri)